Categories: Nasional

LPJU Banyak Padam

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Kota Dumai mengeluhkan banyak lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati dan tidak berfungsi. Anehnya, ternyata  pajak penerangan jalan (PPJ) di Kota Dumai angkanya cukup besar yakni mencapai Rp22 miliar per tahun. Beberapa LPJU yang padam seperti di Jalan Cut Nyak Dien,  Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Datuk Laksamana.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Marjoko Santoso mengatakan, jumlah PPJ yang diterima oleh pemerintah dari PLN setiap tahunnya mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah pelanggan listrik setiap tahunnya. "Untuk 2019 capaian PPJ mencapai Rp22 miliar per tahun melebihi target yang ditetapkan Rp21 miliar. Untuk 2020 target PPJ sebesar Rp25 miliar," tuturnya.

Marjoko mengatakan potensi PPJ ini sangat luar biasa bagi PAD Kota Dumai, pasalnya setiap pelanggan listrik memang sudah dikenakan tarif pemotongan sekitar 5 persen dari biaya listrik yang harus dibayarkan. PPJ sendiri adalah pajak yang dibebankan untuk pemanfaatan energi yang bersumber dari listrik (PLN) atau energi sendiri.

"Tidak hanya dibebankan untuk rumah tangga ditambah keberadaan perusahaan industri yang cukup banyak di Dumai, yang mana mereka dikenakan PPJ lebih tinggi dari rumah tangga," terangnya.

Marjoko mengatakan ke depannya ada  rencana tarif PPJ akan dinaikkan sekitar 10 persen, terkecuali untuk warga kurang mampu tetap 5 Persen. Terkait masih kurang maksimalnya penerangan jalan umum Marjoko enggan menjawab, dengan alasan wewenang itu ada di dinas terkait yang lebih berkompeten untuk menjawab.

"Saya menyarankan agar konsep penerapan PJU diubah sehingga masyarakat bisa menikmati PJU setiap sudut kota hingga pelosok dengan sempurna. Sebab banyak PJU yang padam saat ini," tuturnya.

Sementara itu, Kadis Perumahan Pemukiman Masyarakat Kota Dumai Zulkarnain saat dihubungi selulernya  tidak aktif.(ade)

Laporan: HASANAL BULKIAH

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Health Talk BRK Syariah dan KPJ Malaysia: Kenali Gejala Awal dan Penanganan Batu Empedu

KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…

2 jam ago

BKPSDM Rohil Tunjuk Plt untuk Disdikbud, Dinkes, dan Diskominfotiks

BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…

2 jam ago

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

1 hari ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

3 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

3 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

4 hari ago