Categories: Pekanbaru

Sulap Sampah Jadi Pupuk, PLN Ikut Jaga Lingkungan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan warga yang tergabung dalam kelompok penerima bantuan program Tanggung Jawab  Sosial Lingkungan (TJSL) PLN UIP3BS UP2B Sumbagut, di Desa Medan Krio, Sumatera Utara (Sumut) berhasil menyulap sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang kini bisa dirasakan langsung manfaatnya di sektor pertanian.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Medan Krio Suprayetno di sela-sela penyerahan hasil panen perdana warga.

"Alhamdulillah, kita semakin yakin untuk memberdayakan masyarakat dalam kegiatan bina lingkungan. Kita tidak takut lagi akan tingginya volume sampah rumah tangga, karena semua bisa kita sulap menjadi pupuk organik," jelasnya, Rabu (30/3).

Dikatakannya, poin terpenting dalam program ini adalah pada hasil pupuknya yang bisa dipakai warga untuk bercocok tanam di halaman rumah, maupun di lahan produktif mereka.

"Hasil panen ini akan dibagikan ke masyarakat," imbuh pria akrab disapa Prayetno ini lagi.

Mewakili warga, kepala desa menyampaikan keberhasilan ini merupakan hasil dari dipertemukannya Dusun VIII Medan Krio dengan PLN melalui program TJSL.

"Dipertemukannya kami merupakan cikal bakal keberhasilan program ini. Melalui program ini kami mendapatkan bantuan beberapa peralatan, salah satunya alat pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk organik berupa pupuk organik padat (kompos) dan pupuk organik cair (POC). Kita akan jaga ini," janjinya.

Sementara Manajer PLN UIP3BS UP2B Sumbagut Andi Makkuradde mengungkapkan, bahwa bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian PLN dalam memberdayakan masyarakat, khususnya warga Desa Medan Krio.

"Bantuan ini berasal dari dana program TJSL perusahaan. Alat-alat yang kini menjadi milik masyarakat, kami mohon dijaga dan dirawat, serta dipergunakan dengan baik. Terima kasih atas kerja samanya," kata Andi.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pada Juli 2021 silam, PLN UIP3BS UP2B Sumbagut juga telah menyerahkan mesin pencacah sampah, kendaraan bermotor roda tiga, cairan EM4, tong komposter, serta tong sampah untuk dimanfaatkan warga Medan Krio dalam program TJSL ini.(ifr/anf)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

44 Ribu Hektare Sawit PalmCo di Riau Dikelola dengan Skema Organik

PTPN IV PalmCo targetkan 44.000 hektare kebun sawit di Riau kelola pupuk organik dan perkuat…

14 jam ago

Setahun Agung–Markarius, Pekanbaru Berbenah Total dan Lebih Terarah

Setahun Agung–Markarius memimpin, Pekanbaru benahi infrastruktur, lingkungan, pendidikan hingga lunasi utang Rp470 miliar.

15 jam ago

Pemprov Riau Buka Posko THR, Perusahaan Wajib Bayar Paling Lambat 8 Maret

Pemprov Riau buka posko pengaduan THR. Perusahaan wajib bayar paling lambat 8 Maret 2026.

16 jam ago

Hukum Suntik Vaksin Meningitis saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan?

memohon penjelasan: apakah diperbolehkan menjalani suntik vaksin meningitis pada siang hari dalam keadaan berpuasa?

16 jam ago

Penangkaran Walet Dikeluhkan, Lurah Siak Siap Koordinasi dengan Satpol PP

Warga Kampung Dalam Siak keluhkan suara bising penangkaran walet. Lurah telusuri izin dan siap gandeng…

17 jam ago

Puncak Arus Balik, Antrean Kendaraan Mengular di Dermaga Bengkalis

Arus balik Imlek 2577 di Pelabuhan Ro-Ro Bengkalis padat. Dishub siagakan empat kapal dan satu…

17 jam ago