Categories: Pekanbaru

Tekan Inflasi, Pemprov Riau Mulai Operasi Pasar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Riau bersama Tim Penggerak, Pemberdayaan Kesejahteraan, Keluarga (TP PKK) Provinsi Riau, melaksanakan pasar murah di Masjid Raudhatus Shalihin, Bukit Barisan, Pekanbaru, Selasa (30/1). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menekan angka inflasi di daerah. 

Ketua TP PKK Provinsi Riau Suti Mulyati sangat mengapresiasi kegiatan pasar murah yang dicanangkan oleh Disperindagkop-UKM Riau. “Kami mengapresiasi kegiatan pasar murah ini, terima kasih sudah bekerja sama dengan TP PKK karena ini salah satu program kami untuk mengatasi inflasi,” katanya.

Dia menjelaskan, harga yang ditawarkan di pasar murah ini di bawah dengan harga bahan pokok yang di pasar. Tentunya kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat dan ini memang program tahunan TP PKK Provinsi Riau.

“Jadi ada beberapa kali kita melakukan pasar murah bersama  Disperindagkop dan Dinas Pertanian. Kami sangat mendukung sekali program pasar murah ini, karena sangat sangat membantu masyarakat sekitar untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengalokasikan anggaran untuk melakukan operasi pasar sebanyak 64 kali di tahun 2024.

Pihaknya mengungkapkan, operasi pasar tersebut akan disesuaikan dengan keadaan dan kondisi masyarakat, terutama pada momen-momen yang dianggap memerlukan intervensi terhadap harga komoditas bahan pokok tertentu.

“Kegiatan pasar murah itu sudah dijadwalkan atau sudah dianggarkan tahun sebelumnya. Ini untuk mengantisipasi naiknya angka inflasi tentunya,” ungkap Tetty.

Dijelaskan dia, pelaksanaan pasar murah akan dilakukan sebanyak 64 kegiatan. Rencananya akan dilaksanakan di 12 kabupaten/kota, terutama menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Di mana pada momen itu biasanya terjadi gejolak harga bahan pokok.

“Makanya kita sudah anggarkan dari tahun ke tahun untuk pelaksanaan pasar murah. Hari ini kami berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Distributor juga TP PKK Provinsi Riau di sini dalam hal PKK juga sebagai penggerak masyarakat dan juga untuk tengkes,” ujarnya.

Tetty juga menjelaskan, komoditi yang disediakan pada kegiatan operasi pasar murah ini ada bahan pokok mulai dari beras, gula, telur, minyak hingga tepung. Kemudian, ada pula bahan hasil pertanian seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, sayur mayur dan juga buah buahan itu sudah disediakan.

“Bahan hasil pertanian seperti cabai dan sebagainya sekitaran 50-100 kg dan biasanya untuk sekali pasat murah itu kita sediakan untuk beras 2-3 ton, minyak goreng 1200 liter. Lalu, gula sekitar setengah ton, tepung juga setengah ton dan untuk telur itu sebanyak 150-300 papan,” katanya.

Tetty berujar, kegiatan pasar murah ini berlangsung hingga komoditi yang tersedia sudah habis. “Biasanya sampai habis komoditi baru kita tutup, lebih tepatnya sebelum ashar. Untuk tahun 2024 kita sudah anggarkan untuk 64 kali. Anggarannya dari APBN juga APBD dan itu nantinya bisa ditambah lagi dengan CSR dan non Anggaran Belanja Tambahan di akhir tahun,” sebutnya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago