Categories: Pekanbaru

Pelican Crossing Belum Maksimal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PEMERINTAH Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan telah memasang Pelican Crossing atau isyarat ada pengguna jalan yang akan menyebrang di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Namun, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui fungsi Pelican Crossing tersebut, sehingga masih banyak yang tidak mematuhi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan kota Pekanbaru, Yuliarso mengatakan, pelican crossing dibuat untuk memberikan kesempatan kepada para pejalan kaki yang akan menyebrang di jalan berarus lalulintas padat seperti Jalan Sudirman di Pekanbaru. 

"Jadi masyarakat yang akan menyebrang, tinggal menekan tombol dan lampu akan menyala berwarna merah. Sinyal lampu berwarna merah ini sama dengan isyarat pada lampu traffic light, jadi pengendara roda dua atau roda empat seharusnya berhenti jika ada isyarat lampu itu," katanya.

Diakui Yuliarso, memang hingga saat ini masih ada pengendara yang belum memahami fungsi pelican crossing tersebut. Untuk itu, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi perihal kegunaan pelican crossing.

"Kalau di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, Pelican Crossing ini sudah berjalan dan masyarakatnya memahami. Kalau di Pekanbaru mungkin masih perlu sosialisasi lagi, kami juga meminta bantuan media untuk mensosialisasikan ini," ujarnya.

Untuk saat ini, demikian Yuliarso, baru ada satu unit pelican crossing yang dipasang. Alat tersebut juga merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Kedepannya, pihaknya akan melakukan analisis lagi dimana lokasi yang memerlukan pelican crossing. "Tentu harus kita analisa dan pelajari dulu, lokasi mana saja yang perlu dipasang alat Pelican Crossing ini. Kami juga akan kembali meminta bantuan dari pusat agar mendapatkan alat Pelican Crossing lagi," sebutnya.(ksm) 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

6 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

9 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

10 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

1 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago