Categories: Pekanbaru

180 Madrasah Diimbau Waspada

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Munculnya kasus Covid-19 klaster sekolah di Kota Pekanbaru membuat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru waspada. Ada sekitar  180 lembaga pendidikan madrasah yang berada di bawah kewenangan Kemenag Kota Pekanbaru.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Kota Pekanbaru Dr H Rialis menjelaskan, hingga saat ini, pelaksanaan PTM di seluruh madrasah di Kota Pekanbaru selalu mengikuti aturan dari pemerintah. Hingga pada pelaksanaannya, walaupun Kota Pekanbaru berstatus Level 1, belajar masih tetap menerapkan PTM terbatas dengan seluruh aturannya.

"Kami selalu waspada dan selalu turun ke madrasah-madrasah untuk memastikan pelaksanaan PTM terbatas dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dari pemerintah. Kami tegas bagi madrasah yang ketahuan tidak disiplin, baik itu dengan memberi teguran maupun memberhentikan proses PTM terbatas," jelas Rialis, Senin (29/11).

Ketentuan penyelenggaraan PTM terbatas di madrasah menurut Realis mengacu pada Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor B-2733.1/DJ.I/PP.00/.00.11/08/2021 30 Agustus 2021 lalu. Surat itu mengatur Panduan Penyelenggaraan Pembelajaraan pada Madrasah. Itu menurut Rialis berlaku di seluruh Indonesia.

Lewat panduan tersebut, total ada sekitar 180 lembaga pendidikan yang berada di bawah pengawasan Kemenag Kota Pekanbaru yang melaksankan PTM Terbatas. Rinciannya, 89 Raudhatul Atfal yang setingkat taman kanak-kanak, 33 Madrasah Ibtidaiyah setingkat sekolah dasar, 36 MTs atau setara SLTP dan 22 Madrasah Aliyah (MA) yang setara SLTA.

Rialis mengimbau, seluruh madrasah baik negeri maupun swasta diharapkan terus memperhatikan seluruh petunjuk teknis dalam proses belajar tatap muka ini, sesuai aturan yang berlaku. Baik berdasarkan SKB 3 Mentri maupun Intruksi dari pemerintah daerah. Karena baik Kemenag maupun Tim Satgas Covid-19, kata dia, akan terus melakukan pemantauan.

"Kami mengimbau kepada semua warga madrasah agar selalu waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Tidak hanya di lingkungan madrasah, tapi dimanapun berada. Jangan lengah, jangan terlena, karena daerah kita masih dalam situasi Pandemi Covid-19," ujar Rialis mengingatkan.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

16 jam ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

16 jam ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

16 jam ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

16 jam ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

18 jam ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

2 hari ago