Categories: Pekanbaru

Jika Pemko Tidak Mampu, Ade Hartati Sarankan Lakukan PSBB Parsial

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Ade Hartati kembali mengkritik kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dimana menurut Ade, atas gejolak sosial yang timbul belakangan, sudah sepatutnya pemko melakukan evaluasi secara total.

Hal itu disampaikan Ade kepada Riaupos.co usai mengikuti rapat paripurna DPRD Riau, Kamis (30/4/2020).

"Pemko coba pastikan kembali sebelum memperpanjang PSBB. Tingkat efektivitas PSBB dalam menekan penyebaran Covid-19 seperti apa? Artinya, selama 14 hari PSBB, berapa angka penurunan ODP dan PDP di Pekanbaru? Bagaimana dengan fasilitas tes awal bagi ODP?" tanya Ade.

Sekretaris Fraksi PAN DPRD Riau itu menambahkan, pemko seharusnya juga sudah mampu memberikan jaminan kepada jaring pengaman sosial (sosial safety net) bagi masyarakat terdampak yang rentan miskin. Jika tidak bisa, maka ia mengusulkan agar pemko menerapkan PSBB parsial.

"Kalau tidak bisa maka, mungkin perlu kebijakan PSBB parsial saja. Artinya kecamatan yang sudah zona merah di PSBB total. Kemudian pastikan bantuan sosialnya sampai ke masyarakat. Kecamatan dengan zona hijau dilakukan pengendalian. Orang masuk Pekanbaru dikarantina 14 hari. Siapkan perangkat dan peralatan yang dirasa perlu," pungkasnya.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Bupati Rohul Bangga, Niken Persembahkan 4 Medali di ASEAN Para Games Thailand

Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…

9 jam ago

Deteksi Dini Narkoba, Puluhan Anggota Satpol PP Inhu Dites Urine, Ini Hasilnya

Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…

11 jam ago

Jalan Lingkar Pasirpengaraian Rawan, Enam Pelaku Curas Berhasil Dibekuk Polisi

Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…

11 jam ago

Tersangka Kasus Ijazah, Oknum DPRD Pelalawan Jalani Pemeriksaan

Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…

23 jam ago

Gasak 54 Tandan Sawit, Dua Warga Alam Panjang Diciduk

Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…

23 jam ago

Anggaran Bergeser, Belasan Ruas Jalan Meranti Diprioritaskan 2026

DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.

24 jam ago