Ilustrasi: Pesta waria. (Freepik)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebuah video berdurasi 28 detik yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta waria di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Pekanbaru viral di media sosial dan memantik reaksi keras dari masyarakat serta wakil rakyat.
Video tersebut beredar luas setelah diunggah akun TikTok @welia398 dengan keterangan bernada keprihatinan terhadap aktivitas yang disebut-sebut sebagai pesta waria di Pekanbaru. Unggahan itu sontak menuai beragam komentar warganet, mulai dari kecaman hingga hujatan.
Dalam narasi video, perekam menyebut kondisi Pekanbaru “tidak baik-baik saja” dan meminta agar aktivitas tersebut tidak dinormalisasikan. Video itu memperlihatkan sejumlah orang yang diduga waria mengenakan kostum wanita tengah berkumpul di sebuah ruangan yang disebut berada di salah satu THM di Kota Pekanbaru.
Meski belum diketahui secara pasti lokasi dan waktu kejadian, anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama aparat penegak hukum segera bertindak dan mengusut kebenaran video tersebut.
“Pemko Pekanbaru harus bersikap tegas. Jika benar aktivitas itu terjadi di tempat hiburan malam di Pekanbaru, maka izin operasionalnya harus dicabut. Itu jelas tidak menghormati budaya dan nilai-nilai yang berlaku di kota ini,” tegas Aidhil, Kamis (29/1).
Ketua Fraksi NasDem DPRD Pekanbaru itu juga meminta kepolisian melakukan penyelidikan menyeluruh dan memproses secara hukum pihak-pihak yang terlibat, baik pengelola tempat hiburan malam maupun individu dalam video tersebut.
“Polisi harus turun tangan untuk memastikan kebenaran video ini. Jika ditemukan pelanggaran hukum, tentu harus diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Aidhil menambahkan, Komisi I DPRD Pekanbaru akan mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap operasional tempat hiburan malam. Hal ini bertujuan agar seluruh aktivitas usaha hiburan tidak bertentangan dengan norma, perizinan, serta aturan yang berlaku.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait video yang viral tersebut.
“Mohon waktu, kami akan melakukan pengecekan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar,” ujar AKP Anggi. (end/dof)
DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…
Revitalisasi Rumah Singgah Tuan Kadi terus berjalan tanpa mengubah struktur bangunan. Koleksi vintage ditambah untuk…
Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…
Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…
Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…
Mitsubishi Destinator kini dilengkapi Mitsubishi Connect yang memungkinkan pemilik memantau dan mengendalikan kendaraan lewat smartphone…