Categories: Pekanbaru

45 SMP Negeri Diajukan Sekolah Tatap Muka

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Persiapan sekolah tatap muka kini sedang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Untuk awal diajukan 45 sekolah menengah pertama (SMP) negeri yang akan menerapkan.

Di Kota Pekanbaru, sekolah tatap muka dipastikan akan dilaksanakan pekan pertama Februari nanti. Sekolah tatap muka hanya diberlakukan pada sekolah yang berada di kecamatan pada zona kuning penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

45 SMP negeri yang diusulkan sekolah tatap muka adalah sekolah yang dinyatakan siap. "Nanti, kembali dilihat kesiapan sekolah oleh Satgas Covid dalam menjalankan protokol kesehatan. Jika dinyatakan layak, maka sekolah bisa buka," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas, Jumat (29/1).

Nantinya, pihak sekolah harus menyiapkan sarana prasarana fasilitas protokol kesehatan. Seperti areal sekolah harus sudah siap dan dilengkapi dengan fasilitas protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Ada fasilitas cuci tangan dan sabun cair di bagian depan sekolah.

Kemudian pintu masuk bagi peserta didik laki-laki dan perempuan dibedakan. Tempat duduk peserta didik dibuat berjarak. Ada spanduk peringatan pada sejumlah sudut sekolah agar peserta didik dan guru tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Bisa atau tidaknya nanti sekolah itu buka tergantung tim satgas," terangnya.

Dia menyebut pihaknya akan menindaklanjuti persetujuan dari tim satgas. Mereka bakal memanggil sekolah yang bisa menggelar belajar tatap muka.

Tahap awal yang belajar tatap muka hanya peserta didik di tingkat SMP. Mereka masih memprioritaskan peserta didik di kelas IX. Karena peserta didik kelas IX dinilai lebih memerlukan sekolah tatap muka dalam menghadapi ujian akhir pada semester ini.

"Kalau semuanya disetujui nanti kita buka belajar tatap muka, kalau belum ya sebagian saja. Tapi untuk kelas IX saja," jelasnya.

Ismardi juga mempertimbangkan kondisi zona penyebaran kasus Covid-19. Sekolah yang berada di zona oranye atau dengan penularan sedang. Namun, sekolah yang bisa melaksanakan proses sekolah tatap muka hanya yang berada pada wilayah zona hijau dan kuning.

"Penyelenggaraan belajar tatap muka hanya di zona kuning dan zona hijau. Karena pemetaan kita berbasiskan kecamatan," singkatnya.(yls)

Laporan: M ALI NURMAN (Pekanbaru)

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

14 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

14 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

16 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

16 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

17 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

17 jam ago