Categories: Pekanbaru

Tes Urine 238 Orang, Dua Positif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jelang pergantian tahun, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru melaksanakan tes urine terhadap 238 orang. Jumlah tersebut berasal dari kalangan swasta, pemerintah, masyarakat dan lingkungan pendidikan. Hasilnya, sebanyak dua orang terindikasi menggunakan methamphetamin dan amphetamin. 

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala BNNK Pekanbaru Febri Firmanto SH MSi dalam sebuah ekspos, Selasa (28/12). Dijelaskan Febri, pelaksanaan tes urine tersebut merupakan upaya BNNK Pekanbaru untuk memberantas penyalahgunaan narkotika.

"Untuk tahun ini kami melakukan tes urine kepada kalangan swasta, pemerintah, masyarakat dan lingkungan pendidikan. Dengan hasil 2 orang terindikasi menggunakan narkoba," ucap Febri. 

Selain pelaksanaan tes urine jelang akhir tahun, Febri juga memaparkan beberapa program pemberantasan dan pengungkapan kasus yang dilaksanakan BNNK Pekanbaru sepanjang 2021 ini. Di mana, pihaknya berhasil mengungkap 5 kasus dari total 4 kasus yang ditargetkan. Dengan total barang bukti secara keseluruhan berjumlah 505,58 gram sabu.

"Sepanjang tahun 2021 BNN Kota Pekanbaru berhasil mengungkap lima kasus, dengan total tersangka lima kasus. Kemudian barang bukti ada 505,58 gram sabu," imbuhnya Febri. 

Selain itu, sepanjang tahun 2021 ini BNN Kota Pekanbaru juga melaksanakan kegiatan asesmen terpadu bagi penyalahguna narkotika, target 11 orang dan sudah tercapai 100 persen hingga saat ini. 

Sedangkan untuk bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, dijelaskan dia, BNNK Pekanbaru telah melakukan penyelesaian permasalahan narkotika harus dilakukan secara komprehensif dan berkesinambungan mulai dari hulu sampai ke hilir. 

Selain melakukan upaya pemberantasan terhadap para pelaku dan bandar narkotika jajarannya juga melakukan upaya pencegahan secara masif bersama dengan seluruh komponen Pemerintah Kota Pekanbaru, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta para orang tua. 

Masih dikatakan Febri, beberapa program unggulan dari bidang pencegahan yang telah dilaksanakan selama tahun 2021. Pertama, melakukan kampanye dengan tema war on drugs yang diharapkan menjadi sebuah gerakan massal. Terutama bagi para pekerja media dan lingkungan pemerintah untuk bersama-sama digelorakan hastag atau tagar tersebut di atas, berbagai lapisan masyarakat dan kampanye prokes pencegahan Covid-19. 

"Kedua, pembentukan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, masyarakat dan swasta membentuk strategi dengan membuat regulasi kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kelurahan Maharatu dan Kelurahan Sidomulyo Barat," paparnya.(nda)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

1 hari ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

1 hari ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

2 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

2 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

2 hari ago