Categories: Pekanbaru

Distankan Awasi Ternak Betina Produktif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, mengawasi dengan ketat pemotongan hewan, untuk mencegah terjadinya pemotongan ternak betina produktif.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Distankan Kota Pekanbaru Herlandria. Ia juga menuturkan, pemerintah telah melarang pemotongan ternah hewan produktif seperti sapi, kerbau dan lain-lain.

“Sudah ada undang-undang yang mengaturnya, bahwa ternak betina yang produktif itu tidak boleh di potong atau disembelih,” kata Herlan, Senin (28/10).

Herlan mengungkapkan pengawasan kerap dilakukan oleh Distankan Kota Pekanbaru di rumah potong hewan (RPH), yang merupakam hilir dari pemotongan hewan.

Tak hanya itu, masyarakat umum yang ketahuan melakukan pemotongan ternak betina produktif, juga akan dikenakan pidana sesuai undang-undang yang berlaku. “Siapa pun, tak cuma di RPH saja, masyarakat biasa kalau kedapatan juga kena pidana,” ujar Herlan.

Kendati demikian, Herlan menyebutkan ada beberapa hal yang menjadi pengecualian terkait pemotongan ternak betina produktif tersebut. Seperti, ternak betina sudah tua dan tidak produktif lagi, ternak betina yang memiliki cacat permanen, dan majir (mandul).

“Syarat tersebut harus terpenuhi kalau mau memotong ternk betina. Itu pun harus mendapatkan surat keterangan dari dokter hewan,” pungkas Herlan.

Herlan menambahkan, ternak betina tidak boleh dipotong sebab, ternak betina lah yang menentukan berkembang tidaknya suatu peternakan, serta membantu menyokong cukupnya swasembada pangan. “Kalau dipotong ternak betina produktif, bagaimana bisa berkembang,” tutup Herlan.(*2)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

2 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

3 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

3 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

3 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

4 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

4 jam ago