Categories: Pekanbaru

Warga Cemas Kabel Listrik di Pohon

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kabel listrik yang bersinggungan langsung dengan pohon pelindung membuat masyarakat risau. Seperti yang terdapat di Jalan Delima 7, Kelurahan Tobek Godang,  Kecamatan Tampan.

Pantauan Riau Pos, kabel jaringan berwarna hitam melilit setiap dahan pohon pelindung yang ada di kawasan tersebut. Saat musim hujan tiba, sejumlah dahan pohon patah karena tidak mampu menopang beban kabel yang cukup berat.

Fani, warga sekitar mengatakan, keberadaan kabel listrik tersebut sudah sering dikeluhkan karena dinilai dapat membahayakan keselamatan warga.

"Kabel ini ada aliran listriknya. Kami mau potong pohon pelindung ini hanya untuk sekadar merapikan dahannya saja sudah tidak berani. Karena takut kesentrum. Apalagi kalau hujan lebat. Nggak ada yang berani menyentuh pohon itu," katanya.

Ketua RW 01, Yon Hefri saat ditemui Riau Pos mengatakan, sebenarnya kabel yang tertimpa oleh dahan pohon di lahan kosong milik warga tersebut, sudah lama terjadi. Sudah sering pula dikeluhkan oleh warganya.

Namun, hingga kini masih belum ada tindak lanjut dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memperbaiki kondisi kabel tersebut.   

"Kami sudah pernah melaporkan keberadaan kabel tersebut. Karena ini merupakan wewenang dari pihak PLN dari masalah kabel putus, sambungan putus, kabel turun, tiang roboh dan kabel tertimpa pohon. Jadi, sampai saat ini kami hanya bisa menunggu dan tidak bisa mengambil sikap untuk memperbaikinya. Sebab menimbang resikonya yang cukup besar," jelasnya.

Sementara itu, Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Rayon Panam, Dariel Palawi menjelaskan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan atau pengaduan dari masyarakat Jalan Delima 7 terkait kabel listrik yang melilit pohon. Apabila ada laporan dan pengaduan dari masyarakat, pihaknya akan menindaklanjuti.

Diakuinya, masalah ini memang menjadi tanggung jawab PLN.  Termasuk masalah tiang listrik miring dan kabel di dahan pohon. Termasuk jarak kabel dengan tanah yang sangat rendah, yang bisa dijangkau oleh anak-anak.

"Sangat banyak laporan masyarakat tidak sampai ke kami.  Kebanyakan masyarakat hanya melapor lewat kenalan dan lainnya. Jadi, laporan tersebut tidak sampai pada kami. Makanya kami mengimbau kepada masyarakat, untuk segera melaporkan permasalahan yang ada di lapangan terkait jaringan listrik PLN melalui call center kami dengan nomor kode daerah 0761123. Dalam waktu 3 jam, laporan dari masyarakat sudah ditindak lanjuti. Setiap laporan nanti akan dilayani secara online dan akan dihubungi kembali oleh PLN selama 45 menit sejak masyarakat menghubungi Call Center kami," tegasnya.(ayi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

1 hari ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

1 hari ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

1 hari ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

1 hari ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

2 hari ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

2 hari ago