Categories: Pekanbaru

Pramuka SMA Negeri 1 Sinaboi Gelar Kemah Wisata Bahari

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) — Dipandu salah seorang petugas keamanan dari unsur TNI AL Posal Pulau Jemur, Serma Marinir Ramli, belasan anggota Pramuka asal Gugus Depan (Gudep) SMA Negeri 1 Sinaboi melepaskan sekitar 200 ekor tukik (anak penyu) ke samudera lepas. Ini dilakukan sebagai wujud nyata untuk melestarikannya dan termasuk salah satu kegiatan yang dikemas dalam bentuk kemah wisata bahari di Pulau Jemur.

"Selain melepaskannya, kita dari anggota Pramuka juga diberikan kesempatan untuk menyaksikan penyu yang naik ke pantai maupun yang bertelur," kata Kamabigus SMA Negeri 1 Sinaboi Drs Jon Meiri didampingi Kepala Kwaran Sinaboi Zainal Abidin SH yang dihubungi Riau Pos, Selasa (27/8) di Bagansiapi-api.

Dipilihnya Pulau Jemur sebagai pusat kegiatan kemah, pria yang akrab disapa Jon ini menambahkan, pertimbangannya untuk menanamkan cinta kepada Tanah Air. Apalagi secara geografis, Pulau Jemur berada sebagai pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.

"Sebagai pulau di perbatasan, diakui memang sangat sepi. Malahan, jaringan atau sinyal untuk telepon tidak ada," kata Jon seraya menambahkan hanya dihuni oleh petugas dari unsur TNI AL dan Navigasi.

Kemah bernuasa bahari ini telah diikuti sebanyak 15 siswa, enam guru serta satu petugas kesehatan dari Puskesmas Sinaboi. Pelaksanaan kemah itu sendiri berlangsung Jumat hingga Ahad (23-25/8) . "Selain melepaskan tukik, kita juga melaksanakan beberapa kegiatan yang lain," kata Jon.

Mereka melaksanakan upacara dan melakukan gotong royong membersihkan pantai, termasuk mengikuti temu ramah dan mendengar pengarahan dari petugas penjaga perbatasan serta mengelilingi beberapa pulau yang ada di Pulau Jemur.(sah/c)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago