kapolresta-resmikan-rppt-polsek-senapelan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya SIK MH meresmikan ruang pelayanan publik terpadu (RPPT) Polsek Senapelan, Senin (26/4). Ruang pelayanan terpadu mulai dari ruang menyusui, ruang bermain anak-anak, hingga disediakan kursi roda penyandang disabilitas.
Uniknya, ruangan terdapat seluruh satuan fungsi sehingga masyarakat tidak perlu repot mencari ruangan yang akan dituju, mulai dari unit Intel, Reskrim, Lantas dan Provost.
Kapolresta menyebutkan, ini sebagai salah satu mendukung program presisi dari Kapolri. Dalam arahannya, Kapolresta Pekanbaru menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Senapelan karena telah menciptakan sarana dan prasarana di Polsek Senapelan guna mendukung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Untuk sarana dan prasarana yang telah dibuat oleh Kapolsek Senapelan harus selalu terjaga dan ruangan selalu bersih,"ujar Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.
Ia menuturkan, Polresta Pekanbaru sudah mendapatkan predikat sebagai pelayanan prima dan sedang menuju ke Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
"In sha Allah dengan dukungan di Polsek Senapelan dengan dibuatnya RPPT Polsek Senapelan dapat menghantarkan Polresta Pekanbaru menjadi WBBM,"tambahnya.
Kapolresta Pekanbaru juga berharap kepada Polsek-Polsek lain supaya bisa meniru apa yang dibuat oleh Kapolsek Senapelan dalam memberikan pelayanan terpadu. (dof)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.