Kemacetan arus lalu lintas kendaraan di Kota Pekanbaru semakin parah. Baik pagi, siang, sore hingga malam hari. Apalagi sepekan terakhir Ramadan 1446 H atau mendekati Hari Raya Idulfitri 1446 H.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kemacetan arus lalu lintas kendaraan di Kota Pekanbaru semakin parah. Baik pagi, siang, sore hingga malam hari. Apalagi sepekan terakhir Ramadan 1446 H atau mendekati Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Untuk mengatasi kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru diminta memperbanyak jumlah petugas yang berjaga di lapangan. Personel tambahan diperlukan dalam mengatur kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, terutama di kawasan Panam.
Hal ini disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Achmad Faisal Reza, Kamis (27/3). Menurutnya, mobilitas tinggi kendaraan di Jalan HR Seobrantas tidak hanya terjadi pada pekan terakhir Ramadan saja seperti beberapa hari terakhir. Namun terjadi hampir setiap akhir pekan.
Namun Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pekanbaru ini merasa, makin dekat Idulfitri kemacetan makin parah. Dengan upaya penambahan jumlah personel, Reza berharap kemacetan bisa terurai sehingga lalu lintas pun lancar.
”Setiap tahun jelang Lebaran, jalan-jalan di Pekanbaru rata-rata macet. Sekarang di Panam semakin parah macetnya, karena orang-orang pada keluar mencari kebutuhan ke pusat-pusat perbelanjaan hingga pasar, otomatis volume kendaraan naik signifikan apalagi di setiap u-turn itu selalu macet. Jadi saya rasa Dishub harus bergerak cepat menambah personel dan pastikan mereka bertugas di lapangan,” pinta Reza.
Reza meminta Dishub membuat langkah strategis dan antisipatif untuk mengatasi kemacetan yang terus meningkat akhir-akhir ini. Tidak hanya Jalan HR Soebrantas atau kawasan Panam, macet aku juga mulai menerpa Jalan Soekarno-Hatta, Tuanku Tambusai, Sudirman dan Arifin Achmad.
”Harus ada petugas yang siaga mengatur lalu lintas di titik-titik sering terjadi macet sehingga masyarakat itu terbantu karena ada personel Dishub yang turun. Pengendara pun tidak bertanya-tanya ke mana petugas Dishub kok tak ada kelihatan,” ujarnya.
Reza yang merupakan mantan pembalap profesional ini juga meminta Dishub Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan Satlantas dalam upaya menekan kemacetan. Kerja sama yang baik harus terjalin untuk memastikan lalu lintas dalam kota lancar.(end)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…