Categories: Pekanbaru

Hari Ini, Komisi III DPRD Riau Panggil Pansel Perekrutan Pejabat BUMD

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komisi III DPRD Riau melakukan panggilan terhadap panitia seleksi (pansel) perekrutan pejabat BUMD hari ini, Kamis (28/1/2021). Pemanggilan itu buntut atas penunjukan dua yakni komisaris dan direksi untuk PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) dan PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) yang mendapat pertentangan dari banyak pihak.
Ketua Komisi III DPRD Riau Husaimi Hamidi mengatakan, ada sejumlah pertanyaan yang akan disampaikan pihaknya kepada pansel. Salah satunya adalah mengenai transparansi proses perekrutan. Dimana selama ini proses tersebut terkesan dilangsungkan diam-diam.
“Hari ini akan kami panggil,” sebut Husaimi, Kamis (28/1/2021).
Ia melanjutkan, selain ingin mempertanyakan proses perekrutan, pihaknya juga mengaku akan menyampaikan sejumlah tuntutan serta pernyataan sikap yang telah disampaikan tokoh masyarakat melalui Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) kepada pihaknya. Dimana hal itu dirasa penting agar menjadi bahan evaluasi bagi pansel dan pemprov.
“Kita sudah tau ya, beberapa hari ini sempat terjadi kegaduhan. Proses perekrutan tersebut mendapat pertentangan dari tokoh-tokoh kita. Maka dari itu, Komisi III akan memanggil para pihak untuk meluruskan persoalan ini,” sambungnya.
Soal tidak adanya inisiatif pemprov untuk melibatkan DPRD dalam proses penunjukan pejabat, Husaimi menyebut bahwa hal itu terjadi akibat buruknya komunikasi pemprov dengan kalangan legislator. Seharusnya, sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, pemprov harus turut serta melibatkan dewan agar pejabat yang duduk benar-benar orang yang memiliki kompetensi. Bukan karena ada faktor kedekatan atau lain sebagainya.
Bila persoalan serupa ini terus terjadi, Husaimi menyebut pihaknya bisa saja menolak setiap usulan yang datang dari pemprov ke DPRD. Seperti penyertaan modal di dua perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau. Yakni Bank Riau Kepri (BRK) dan PT Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida).
“Pemerintah kan butuh DPRD. Kalau dianggap bermitra, ya jangan anggap kami musuh. Kan bisa saja kami menolak permintaan penyertaan modal. Kalau duit itu kita tambah tapi pengawasan kami tak dianggap, ya ngapain kita tambah,” ucapnya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tak Hanya Ritel Modern, DPRD Minta Parkir RS Juga Gratis

DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…

49 menit ago

Direvitalisasi, Rumah Singgah Tuan Kadi Kini Diperkaya Koleksi Bersejarah

Revitalisasi Rumah Singgah Tuan Kadi terus berjalan tanpa mengubah struktur bangunan. Koleksi vintage ditambah untuk…

56 menit ago

Video Diduga Pesta Waria di THM Viral, DPRD Desak Tindakan Tegas

Video diduga pesta waria di THM Pekanbaru viral. Komisi I DPRD mendesak Pemko dan polisi…

2 jam ago

Aspal Terakhir 1992, Jalan Poros di Kecamatan Bantan Pulau Bengkalis Kian Memprihatinkan

Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…

4 jam ago

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos

Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…

4 jam ago

Pelaku Tabrak Pekerja Marka Jalan Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…

4 jam ago