Sebagian LPJU di Jalan Jenderal Sudirman tidak menyala, sehingga membuat suasana jalan menjadi gelap. (prapti Dwi Lestari/riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masyarakat dan pengendara mengeluhkan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di di Jalan Jenderal Sudirman banyak yang tidak menyala.
Pantauan Riau Pos, Selasa (26/3) di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Gedung DPRD Riau hanya beberapa tiang lampu jalan yang masih menyala, sehingga suasana malam terlihat lebih remang-remang yang dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengendara lantaran tidak dapat mengetahui lubang yang ada di badan jalan.
Salah seorang pengendara motor Sri Wahyuni mengaku sangat menyayangkan sampai saat ini lampu penerangan jalan ini yang sangat dibutuhkan oleh warga dn pengendara saat dimalam hari malah tidak berfungsi sebagai mana mestinya, guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas.
”Kalau gelap tentu bisa mengundang tindak kejahatan. Makanya kami berharap pemerintah daerah atau dinas terkait untuk membetulkan lampu penerangan jalan yang mati itu kembali,” ucapnya
Hal senada juga diungkapkan oleh pengendara motor lainnya, Doni Nasution ia menyebut lampu penerangan di jalan tersebut padam sudah sejak beberapa pekan terakhi, dan hingga kini sangat membahayakan pengendara mengingat penerangan di sana sangat minim dijalan protokol di kota Pekanbaru.
Ia pun berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan terhadap lampu penerangan jalan itu, agar masyarakat yang melakukan aktifitas ibadah di malam hari bisa merasa nyaman.
”Kalau saat pergi dan pulang tarawih lewat jalan protokol malah lebih seram, karena hanya beberapa tiang lampu saja yang hidup sedangkan yang lainnya masih tidak berfungsi. Berasa kota Pekanbaru berubah jadi kota remang-remang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Yuliarso mengaku, saat ini pihaknya tengah dalam proses pembelian atau pengadaan bola lampu untuk penerangan jalan umum (PJU). Bola lampu PJU yang dibeli adalah jenis Lampu Hemat Energi (LHE) dan Light Emitting Diode (LED).
”Kami akan membeli bola lampu LHE dan LED. Saat ini, kami dalam proses pengadaan,” katanya.
Di mana terdapat dua jenis bola lampu PJU ini memiliki harga yang berbeda. Harga bola lampu jenis LED ini lebih tinggi namun irit.
”Karena keterbatasan anggaran, kami kombinasikan dengan LHE yang harganya lebih murah. Penyerapan listrik LHE tidak terlalu tinggi,” ungkap Yuliarso.(ayi)
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…
KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…
BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…
Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…
Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…