Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani yang rusak parah, Selasa (26/3/2024). Kerusakan Jalan Cipta Karya sudah lama terjadi dan sampai sekarang belum dilakukan perbaikan oleh pihak terkait. Jalan Cipta Karya yang rusak parah hingga saat ini belum dilakukan perbaikan. (DEFIZAL / Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP memastikan perbaikan ruas jalan rusak dilakukan sesuai kewenangan. Sebab, sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru ada yang berstatus Jalan Provinsi Riau.
Jalan itu menjadi kewenangan pemerintah untuk membenahinya. Sedangkan ruas jalan kota yang rusak bakal diperbaiki Pemerintah Kota Pekanbaru.
Pemerintah kota bakal berkomunikasi lagi dengan Pemerintah Provinsi Riau perihal perbaikan ruas jalan rusak. Ia menyebut pemerintah kota sudah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi.
”Seperti Jalan Jenderal Sudirman, yang besar-besar itu provinsi semua, tinggal mungkin komunikasi saja, mulai hari ini kita sudah berkomunikasi baik,” ujar Uun, panggilan akrab Muflihun, Selasa (26/3).
Pj Wako berharap ke depan perbaikan jalan itu tidak diperdebatkan lagi. Ia mengaku pemerintah punya kewenangan masing-masing dalam membenahi jalan yang rusak.
Muflihun berharap perbaikan jalan rusak maupun infrastruktur lainnya sesuai dengan kewenangan masing-masing. Hal itu membuat perbaikan lebih optimal.
”Tahu tugas masing-masing, pemko di sini, rusak dibetulkan. Banjir di sini gara-gara sungai, ada BWSS pusat,” paparnya.
Pj Wako menyebut pemerintah kota tidak mungkin membenahi semuanya. Apalagi kemampuan keuangan pemerintah kota terbatas begitu juga dengan peralatan pendukung. ”Mau kita robohi semua parit, uangnya dari mana, makanya masyarakat harus tahu kondisi ini,” ungkapnya.
Muflihun memastikan semua orang pasti menginginkan kondisi ruas jalan dalam kondisi baik. Pemerintah kota juga ingin permasalahan banjir di Kota Pekanbaru segera teratasi.
”Makanya tinggal waktu saja. Kami pasti berupaya untuk mengatasi masalah ini,” tutup Pj Wako.(yls)
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru
IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…
Monyet liar tertangkap setelah diduga menyerang 18 warga Tembilahan. BBKSDA masih memastikan apakah satwa itu…
Kejati Riau menetapkan 9 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana PI 10 persen PHR…
Monyet penyerang 18 warga di Tembilahan akhirnya ditangkap. Dokter hewan mengungkap sejumlah dugaan penyebab satwa…
Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…
Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…