Categories: Pekanbaru

Optimis Bisa Selesai dalam Lima Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penyelesaian banjir Kota Pekanbaru tidak sulit. Demikian dikatakan praktisi tata kota Dr Muhammad Ikhsan pada Senin (25/10).

Dengan masterplan banjir yang sudah ada, di mana Dr Ikhsan adalah team leader para perancangnya, pengentasan banjir di kota ini bisa selesai dalam lima tahun bila dikerjakan secara sistemis.

Dosen Teknik Sipil Universitas Riau ini menyebutkan, untuk menyelesaikan banjir Pekanbaru ini tidak bisa bekerja sambil duduk di belakang meja. Penyelesaian masalah banjir adalah kerja detail, kerja turun ke lapangan. Yang terpenting, banjir ini butuh anggaran yang tidak sedikit.

"Lima tahun bisa. (Dengan anggaran, red) Rp36 miliar per tahun," ungkapnya.

Ikhsan menawarkan skenario penyelesaian versi dirinya yang dibagi ke dalam beberapa fase. Fase pertama yang ditawarkan peraih gelar Doktor Utah State University Amerika Serikat ini mulai dari solusi jangka pendek. Fase ini yang paling mudah menurut Ikhsan yaitu melakukan pembersihan saluran-saluran drainase yang ada untuk melancarkan aliran.   

"Fokusnya bukan hanya membersihkan saluran, tapi pada upaya menjamin kelancaran air," kata Ikhsan.

Pemko juga harus mengerahkan seluruh sumber daya-nya mulai dari lurah, camat dan Satpol PP bergerak untuk memastikan tidak ada aliran drainase yang terhalang. Bila ditemukan hambatan di depan ruko, apalagi drainasenya tertutup, maka satuan kerja yang disebutkan itu harus meminta pemilik ruko membongkarnya. 

Selain itu, satker terkait harus membentuk petugas yang mengawasi aliran drainase primer dan sekunder dan menjamin kelancaran alirannya. Penegakan Perda Sumur Resapan juga masuk dalam rencana jangka pendek ini.

Tahap selanjutnya, pemko memperbaiki dan membangun drainase secara bertahap sesuai dengan skenario masterplan drainase kota yang telah dibuat.  Di sini perlu keberpihakan anggaran dari pemko untuk mengalokasikan dana yang cukup. Anggaran penyelesaian masalah banjir hanya Rp13 miliar pada 2021 dianggap tidak memadai. "Jangan sampai pembangunan drainase untuk mengatasi banjir dikalahkan oleh proyek-proyek besar seperti jalan lingkar, stadion olahraga, kantor atau pusat aktivitas lainnya.  Pemko harus konsisten, dengan kondisi saat ini, Rp36 miliar per tahun selama 5 tahun, maka masalah banjir di Pekanbaru ini akan teratasi," tegasnya.(end)  

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

21 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

22 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

22 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

22 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago