Categories: Pekanbaru

Anggaran Banjir dari APBN 2022 Rp11 M

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bangkit dari rasa prihatin atas permasalahan banjir di Kota Pekanbaru, anggota DPR RI H Syahrul Aidi Lc MA menyatakan komitmennya siap membantu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mengatasi masalah tahunan musim hujan ini. Bahkan Syahrul mengklaim, usulan untuk mendapatkan bantuan anggaran dari APBN untuk mengatasi masalah banjir Pekanbaru sudah dapat.

"Menyelesaikan masalah banjiri ini harus bersama-sama, keroyokan, tidak bisa sendiri-sendiri. Yang jelas untuk permasalahan banjir Pekanbaru, sudah kami masukkan. Insya Allah tahun depan itu (2022) Rp11 miliar. Kami berharap pemerintah daerah juga menganggarkan," kata Syahrul lewat sambungan telepon pada Senin (25/10).

Sejak awal Syahrul Aidi menyatakan siap membantu Pemko Pekanbaru menyelesaikan masalah banjir. Dirinya melihat persoalan banjir Pekanbaru ini butuh keseriusan semua pihak untuk menyelesaikannya. Baik Pemko Pekanbaru, Pemprov Riau dan maupun jangkauan dari pusat. Dana pusat itu menurut Syahrul Aidi tergantung komunikasi aktif antara daerah dan pusat.

Pada awal tahun ini Syahrul sudah pernah meyebutkan bahwa Pemko Pekanbaru harus menuntaskan penerapan masterplan dan Detail Engineering Design (DED). Kemudian aktifkan koordinasi dengan pemerintah pusat. Syahrul juga meminta Pemko melengkapi readiness criteria yang dipersyaratkan oleh Kementerian PUPR. Readiness criteria ini menurutnya sangat penting.

"Readiness criteria ini antara lain adanya surat peminatan, kesiapan lahan, kesiapan Rencana induk dan Detail, kesiapan institusi pengelola dan anggaran pengelolaan, serta kesanggupan menerima hibah. Itu penting agar usulan daerah sesuai dengan standar administrasi Kementerian PUPR," kata Syahrul.

Syahrul kembali mengingatkan, penyelesaian banjir Pekanbaru menurutnya harus ditangani oleh semua pihak. Baik Pemko Pekanbaru, Pemprov Riau dan pemerintah pusat. Namun begitu, harusnya pemko yang getol dan ngotot menjemput dana dari APBD Riau dan APBN.

"Pemko Pekanbaru harus pro aktif menjemput dana APBN dan APBD Riau. Karena Pemko-lah yang punya wilayah dan masyarakat. Apapun persoalannya, masyarakat hanya tahu ini tanggung jawab pemko. Maka, kami juga meminta keseriusan pemko dalam hal ini," tutupnya.(end)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

19 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

19 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

19 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

19 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

20 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

20 jam ago