Calon pengantin sedang mendengarkan penjelasan terkait perkawinan di Aula Kemenag Kota Pekanbaru, Jalan Arifin Achmad, Kamis (25/9/2019). (*2/MIRSHAL/ RIAU POS)
PEKANBARU (RIAU POS. CO) — KEMENTERIAN Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru memberikan bimbingan perkawinan, pranikah bagi calon pengantin (catin) yang ada di Kota Pekanbaru. Kali ini binwin tersebut, telah memasuki angkatan ke-11 dari 16 angkatan yang direncanakan oleh Kemenag Kota Pekanbaru.
Demikian diungkapkan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasibimas) Islam Kemenag Kota Pekanbaru, Muhammad Nazar SAg. Ia menuturkan, akan ada 500 orang yang akan mendapatkan bimbingan perkawainan tersebut.
“Kami melaksanakan bimbingan perkawinan pranikah sesuai anggaran. Untuk tahun ini hanya 250 pasang catin atau 500 orang,” ucap Nazar.
Nazar menjelaskan, bimbingan perkawinan bertujuan untuk memberikan edukasi dan pembekalan bagi catin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, agar catin siap menghadapi berbagai permasalahan setelah menikah nanti.
“Bimbingan perkawinan ini untuk meningkatkan pemahaman bagi catin, terkait keluarga dan mengedukasi mereka agar siap menghadapi kehidupan rumah tangga,” ucap Nazar.
Bimbingan perkawinan angkatan ke-11 ini diikuti oleh 30 pasang catin yang dilaksanakan selama dua hari, mulai 24-25 September di Aula Kemenag Pekanbaru. Pembekalan ini memakan waktu hingga delapan jam perhari, mulai pukul 07.30 hingga sekitar pukul 18.00 WIB. “Ya, dari pagi sampai sore lah,” ungkap Nazar.
Nazar menuturkan, sebelumnya bimbingan perkawinan bernama Kursus Pranikah. Kemudian pada tahun 2018, kursus pranikah berubah nama menjadi Bimbingan Perkawinan. Untuk tahun 2019, Nazar mengatakan kegiatan ini baru dilaksanakan mulai 13 Juli lalu.
Selain itu, Nazar berharap bimbingan perkawinan dapat terus dilaksanakan, dengan peserta lebih dari yang dianggarkan saat ini. “Semoga ke depannya bisa lebih dari ini, sekarang ini tidak semua catin mendapat bimbingan perkawinan,” pungkasnya.(*2/ksm)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…