ptm-belum-diizinkan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masih tingginya penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru membuat Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT enggan mengizin kan pembelajaran tatap muka (PTM). Proses belajar masih harus dilakukan dalam jaringan (daring).
Saat ini, Kota Pekanbaru kembali memperpanjang status PPKM level 4 hingga 6 september mendatang. Sehingga kebijakan belajar secara daring masih harus dilakukan.
"Saat ini masih secara online. Jadi belajar tatap muka masih belum kami benarkan,” kata Wako, Rabu (25/8).
Wako berharap pada pertengahan September nanti para peserta didik sudah bisa menjalani belajar tatap muka. Itu pun dengan catatan Kota Pekanbaru sudah tidak lagi PPKM level 4.
Ia menyebut, bahwa sekolah sudah bisa menggelar persiapan teknis atau simulasi assessment nasional. Mereka bisa melakukan simulasi hingga 2 September 2021 mendatang. Wali Kota menyebut bahwa syarat simulasi yakni dengan maksimal
25 persen pendidik atau tenaga kependidikan pada ma sing-masing satuan pendidikan. Mereka bisa melakukan persiapan jelang belajar tatap muka secara terbatas.
Bahkan, Wako yakin dengan dukungan masyarakat yang selalu menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar maupun di dalam ruangan, penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan dalam dua pekan ke depan.
"Saya berharap para pelajar bisa kembali belajar tatap muka di sekolah sesuai arahan Kementerian Pedidikan dan Presiden RI," katanya.(ayi)
Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…
Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…
DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…
Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…
Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…
146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…