mayat-tunawisma-di-parit-jalan-sudirman-diduga-meninggal-h-3-lebaran
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penemuan mayat yang sudah membusuk di parit tepi Jalan Sudirman, Pekanbaru menghebohkan warga, Selasa (26/5/2020) sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara, Jalan Kartini, Pekanbaru. Pria paruh baya yang sehari-sehari sebagai pemulung dan menjadikan parit tersebut sebagai rumahnya diduga meninggal sejak H-3 lebaran, atau sudah enam hari terakhir meninggal.
Kapolsek Bukitraya Kompol Bainar melalui Kanit Reskrim Iptu Selamat perihal penemuan mayat tersebut mengungkapkan berdasarkan informasi di lapangan, korban memang bekerja sebagai pemulung. Diketahui telah beberapa hari terakhir tidak lagi terlihat.
"Tadi ketahuannya setelah seorang saksi yang berjualan tak jauh dari lokasi mengatakan terakhir memberikan makanan pada Rabu (20/5) lalu. Terakhir kali dilihat, korban sedang mandi di bawah kolong jembatan," ungkapnya.
Disinggung perihal lokasi tinggal tunawisma tersebut di bawah jembatan dalam parit tepi jalan protokol. Memang diungkapkan Selamat di bawah jembatan terdapat sedimentasi yang agak tinggi. Disitulah dimanfaatkan korban untuk tinggal.
"Setelah dievakuasi, korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk divisum. Sejauh ini diperkirakan sudah enam hari meninggal. Sebab terdapat ulat," ungkapnya.
Ditambahkan Kanit, tunawisma tersebut kemudian diketahui bernama Robi. Saat ini jenazah sedang dilakukan visum oleh petugas medis di rumah sakit perihal penyebab kematian.
Memang, Selasa sore Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, mendadak ramai sekitar pukul 17.00 WIB. Masyarakat berbondong-bondong melihat adanya aktifitas aparat kepolisian yang memasang garis polisi di tepi jalan tersebut.
Sebelumnya diberitakan RIAUPOS.CO, seorang saksi mata yang telah lama libur berjualan di tepi Jalan Sudirman, Pekanbaru, Dila (40) kembali membuka kembali warungnya, Selasa (26/5/2020) sore. Ia mencium bau bangkai menyengat. Sembari memasang tenda dan menyusun kursi, telisiknya menemu sesosok mayat di bawah jembatan depan pertokoan seberang Sudirman City Square tersebut.
Ia pun melaporkan kejadian penemuan mayat tersebut kepada pihak kepolisian sekitar pukul 17:00 WIB. Pemandangan ramai ini pun mengundang minat pengendara yang ramai melintas di jalan protokol ibukota Provinsi Riau tersebut. Karena beberapa petugas kepolisian tampak berjaga dan memasang garis polisi di depan ruko tepat di depan swalayan tersebut.
“Kami baru buka hari ini (Selasa,red), dan saat siap-siap tadi sekitar jam limaan, ada bau menyengat, rupanya mayat di parit itu,” kata Dila sambil menunjuk ke arah dalam parit di bawah jembatan kepada RIAUPOS.CO.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…