Categories: Pekanbaru

RS Wajib Layani Pasien JKPB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memprioritaskan sejumlah pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Salah satunya dengan layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Pekanbaru Bertuah (JKPB).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Arnaldo Eka Putra mengingatkan, seluruh rumah sakit mitra di Kota Pekanbaru wajib memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Baik masyarakat yang datang dengan penggunaan jaminan kesehatan nasional ataupun program jaminan kesehatan dari Pemerintah Kota Pekanbaru seperti JKPB.

Namun, pria yang akrab disapa Naldo itu mengaku pihaknya masih sering mendapatkan laporan terkait rumah sakit yang tidak mau melayani masyarakat yang datang dengan program UHC. Untuk itu ia memastikan pihaknya tak akan segan-segan melakukan evaluasi terhadap rumah sakit yang bekerja sama dalam pelaksanaan program JKPB tetapi tidak memberikan
pelayanan terbaik kepada pasien yang masuk dalam program UHC tersebut.

”Saat ini masih banyak kita temukan rumah sakit yang mengarahkan pasien ke umum. Padahal kami sudah tegaskan ketika pasien KTP Pekanbaru, kalau UHC-nya belum aktif, itu ada waktu 3 kali 24 jam untuk mengaktifkan,” katanya, kemarin

”Kami sudah tegaskan tolong layani dulu jika ada pesien yang masuk di luar jam yang ada. Karena kartu kepesertaannya itu sudah pasti aktif, karena penanggung jawabnya dinas kesehatan Kota Pekanbaru. Kita yang akan mengaktifkannya,” kata dia menambahkan.

Dengan adanya laporan dari masyarakat tersebut, pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap rumah sakit yang jika masih bermain-main dan masih mengarahkan pasien ke umum, dan mengecam tidak akan segan-segan memutus kerja sama dalam UHC dengan rumat tersebut.

Langkah tersebut harus diambil dirinya, lantaran tidak ingin masyarakat datang ke rumah sakit, akan tetapi tidak mendapatkan layanan JKPB padahal program tersebut ada untuk masyarakat Pekanbaru, dengan syarat menunjukkan KTP Pekanbaru.

”Jangan sampai masyarakat datang ke rumah sakit, eh ternyata nggak ada program itu. Padahal program ini ada dan program yang sangat membantu masyarakat dalam kondisi sakit. Ini adalah program luar biasa yang diberikan Pemko Pekanbaru,” ujarnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Kota

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

16 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

20 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

20 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

1 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago