Categories: Pekanbaru

Usia 16 Tahun Bisa Rekam Data KTP-el

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Saat ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru telah melayani masyarakat yang berusia 16 tahun untuk melakukan proses perekaman KTP elektronik (KTP-el).

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru Irma Novrita, Senin (25/3), proses perekaman KTP-el sudah bisa dilakukan saat individu mencapai usia 16 tahun. Hanya saja untuk KTP-el fisik baru akan dicetak dan diberikan saat usia individu mencapai 17 tahun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sesuai dengan peraturan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Pasal 63 Ayat (1) menyatakan bahwa penduduk wajib memiliki KTP-el setelah mencapai usia 17 tahun atau setelah menikah.

”Warga dapat merekam KTP-el saat berusia 16 tahun dan mengambil cetak KTP-el setelah berusia 17 tahun,” katanya.

Langkah ini merupakan inovasi  untuk memudahkan proses administrasi kependudukan bagi masyarakat, sekaligus memastikan bahwa setiap individu memiliki identitas resmi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk melakukan perekaman KTP-el, persyaratan yang diperlukan adalah usia minimal 16 tahun dan fotokopi Kartu Keluarga (KK), yang dapat dilakukan di Unit Pelayanan Terpadu Disdukcapil kecamatan atau di Kantor Disdukcapil Kota Pekanbaru.

”Langkah ini menjadikan proses administrasi kependudukan lebih mudah dan efektif bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh dokumen identitas yang sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan mendatangi  layanan perekaman KTP-el yang dapat diakses di UPT Disdukcapil kecamatan atau di Kantor Disdukcapil Kota Pekanbaru.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

18 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

19 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

19 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

19 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

19 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

21 jam ago