PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Masalah banjir di ruas jalan Kota Pekanbaru seperti di Jalan Riau hingga saat ini masih terus terjadi dan tidak pernah terselasaikan. Pendangkalan parit atau drainase ditutup sehingga tumpukan sampah, pasir, lumpur, sedimen atau batu-batuan sulit untuk dibersihkan. Hal itu menjadi salah satu penyebab banjir kembali terulang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, terjadinya banjir di beberapa wilayah di Pekanbaru salah satunya disebabkan karena pendangkalan dan penutupan drainase, sehingga menyulitkan petugas untuk membuang sedimennya (batu-batuan), sampah, lumpur atau pasir.
Hal itu juga menyebabkan daya dukung drainase menjadi rendah. "Seperti banjir yang terjadi di Jalan Riau itu salah satu penyebabnya karena drainase ditutup, sehingga menyulitkan petugas untuk membuang sedimennya," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution kepada Riaupos.co, Jumat (25/9/2020).
Kata dia, salah satu upaya yang terus dilakukan oleh Dinas PUPR adalah mengeluarkan lumpur, sampah, sedimen dari dalam parit atau drainase, dan meninggikan drainase. Sehingga kedalaman parit kembali seperti semula, dan air mengalir dengan lancar sehingga tidak melimpah lagi ke badan jalan.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…
ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…
Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…
Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…
Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…
Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…