Para lansia mendapatkan pengecekan kesehatan gratis dari Lasizmu dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Riau, beberapa waktu lalu. (LASIZMU)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keberadaan pesantren Ramadan bukan hanya harus diikuti kaum milenial saja. Pasalnya untuk lebih memahami dan memperdalam ilmu agama Islam juga diperlukan oleh para lansia.
Di bulan yang penuh berkah ini, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pekanbaru dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Riau, Ahad (17/3) lalu di Panti Asuhan Putri Aisyiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan Sukajadi mengadakan pesantren lansia yang dikuti sebanyak 30 lansia di Kota Pekanbaru.
Menurut Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kota Pekanbaru, Muhammad Untung Surapati, pelaksanaan Pesantren Lansia ini merupakan langkah dalam mewujudkan lansia yang hebat dan sehat pada bulan Ramadan ini.
Apalagi, penyelenggaraan Pesantren Lansia Ramadan 1445 H ini juga merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Lazismu terhadap para lansia dan juga sebagai solusi untuk memberikan kebahagiaan dan ketenangan bagi para lansia.
Di sini, mereka akan mendapatkan pendidikan agama dan moral untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka, kegiatan sosial dan rekreasi untuk mengisi waktu luang dan meningkatkan kebahagiaan mereka, pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk menjaga kesehatan mereka, perawatan yang penuh kasih sayang dari para staf yang berpengalaman dan lingkungan yang Islami dan kondusif untuk beribadah.
“Lazismu sebagai Unit Pembantu Pimpinan di Muhammadiyah berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang dilaksanakan baik oleh Muhammadiyah dan Aisyiyah. Mudah-mudahan ke depannya lebih banyak lagi program-program yang dapat disinergikan dengan Lazismu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Riau, Mashati Syawir mengatakan bahwa para lansia sangat rentan dengan kondisi kesehatan, terlebih jika dipengaruhi oleh pikiran yang kosong. Hal inilah yang mendorong dibentuknya program Pesantren Lansia.
Apalagi, lansia ini sangat rentan dengan kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh kondisi pikiran yang kosong karena tidak ada kegiatan. Atas dasar tersebut pihaknya berinisiatif untuk memperhatikan kesehatan lansia, terutama kesehatan rohani dan jasmani dengan mengadakan program Pesantren Lansia.
“Kegiatan ini diikuti oleh 30 lansia yang diselenggarakan pada 17 hingga 23 Maret 2024. Selain itu, Pesantren Lansia ini juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan mahasiswa kedokteran Universitas Riau,” tegasnya.(ayi)
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…