Categories: Pekanbaru

Minta Selesai sebelum Ramadan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Kerusakan ba­dan jalan akibat pem­bangunan proyek sistem pengolahan air limbah domestik terpusat (SPALD-T) masih dikeluhkan masyarakat  Kota Pekanbaru. Masyarakat minta perbaikan jalan sudah selesai dilakukan sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1443 H.

Salah satu jalan yang masih dilakukan pengerjaan proyek SPALD-T adalah Jalan Mangga dan Jalan Teratai, Kecamatan Sukajadi. Pantauan Riau Pos, Kamis (24/3), sejumlah alat berat masih terparkir di badan jalan.

Aliran drainase di jalan tersebut juga terlihat buntu karena dipenuhi dengan pasir dan lumpur dari galian proyek. Belum terlihat upaya akan dilakukan perbaikan jalan dan pengerukan drainase.

Selain itu, akibat dari proyek ini, warga setempat yang menggantungkan mata pencahariannya di Jalan Mangga terpaksa harus gigit jari karena tidak dapat berjualan karena akses jalan yang tertutup.

Salah seorang warga yang membuka usaha di Jalan Mangga, Eti mengaku tempat usahanya harus tutup sejak proyek dikerjakan di jalan tersebut. Padahal, sudah bertahun-tahun ia menggantungkan hidup keluarganya dari usaha yang dibukanya di jalan itu.

"Saya sendiri ikut merasakan dampak dari pembangunan ini. Di depan rumah saya ditimbun pasir sehingga tidak bisa keluar dari rumah saya sendiri,"ujarnya, kemarin.

Ia mengaku, proyek itu berdampak kepada lingkungan warga. Di mana sebagian rumah warga mengalami retak karena adanya dorongan paku bumi. "Tak jarang saat para pekerja bekerja di malam hari, rumah tempat tinggal kami dan rumah warga sekitar bergetar karena aktivitas pekerja itu,"terangnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang kue di Jalan Mangga bernama Erni  mengatakan bahwa proyek ini sudah berlangsung lama kurang lebih dua tahun. Namun hingga kini tak kunjung ada penyelesaiannya.

Malah setelah dilakukan penutupan secara permanen, para pekerja proyek kembali membongkar badan jalan untuk melakukan penggalian kembali terhadap proyek yang sudah selesai tersebut.

"Ini memang sudah lama dibangun, dan ini jalannya sudah mendingan. Kalau dulu jalannya banjir dan becek. Banyak pengendara mobil yang terjebak di sini,"kata dia.

Baik Eti maupun Erni berharap proyek ini bisa segera terselesaikan sebelum Ramadan tiba. "Ya semoga saja proyek ini bisa selesai sebelum Ramadan. Jadi kami para pelaku UMKM bisa tetap berjualan pada Ramadan nanti,"harap Erni.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengaku akan terus mendorong agar pihak kontraktor pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limbah di Kota Pekanbaru terutama di wilayah kerja Kecamatan Sukajadi untuk segera melakukan rekondisi jalan yang rusak.

Hal ini dikarenakan dirinya kerap mendapatkan keluhan warga Kota Pekanbaru atas kondisi jalan yang rusak dan rawan kecelakaan. "Upaya percepatan kita rasa sudah dilakukan pihak kontraktor, namun dilapangan ada beberapa kendala diluar perencanaan awal. Meski begitu,  kita tetap mendorong agar rekondisi jalan dapat segera dilakukan mengingat saat ini ada dampak sosial,  ekonomi dan lainnya yang perlu segera kita selesaikan,"tuturnya.(ayi)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

16 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

16 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

16 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

17 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

17 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

17 jam ago