presiden-kembali-beri-bantuan-sapi-kurban
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Provinsi Riau tahun ini kembali mendapat bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Nantinya sapi tersebut akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.
"Kami sudah mendapat konfirmasi, tahun ini Riau kembali mendapat bantuan sapi kurban dari presiden," kata Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur.
Karena itu, pihaknya bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau akan mencari sapi untuk alternatif sebelum tim dari Sekretariat Negara (Setneg) meninjau sapi kurban bantuan presiden.
"Kalau sudah dapat beberapa sapi, nanti tim akan melihat langsung kelayakan sapi. Kalau tim menyatakan sudah sesuai, maka sapi itu yang akan dijadikan sebagai sapi kurban bantuan presiden," sebutnya.
Zulkifli menyampaikan, sapi kurban bantuan presiden nantinya akan disembelih di Masjid Raya Annur Pekanbaru, pada perayaan Hari Raya Iduladha.
"Sapi kurban bantuan presiden seperti biasa nanti akan disembelih di Masjid Raya Annur dan dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat yang memerlukan," ujarnya.
Zulkifli menambah, sapi kurban presiden tersebut nanti akan disembelih bersamaan dengan sapi kurban Gubernur Riau dan Forkopimda Riau.
"Sapi kurban pak presiden di Riau juga akan disembelih bersama sapi kurban pak gubernur dan forkopimda Riau lainnya," jelasnya.
Untuk diketahui, tahun lalu sapi jantan berjenis limousin berbobot 891,55 Kg milik peternak asal Kabupaten Bengkalis terpilih menjadi sapi kurban presiden Joko Widodo di Riau. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp93,5 juta. Sapi tersebut milik Hasan Basri peternak Desa Kelapa Pati, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.(sol)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…