kompol-franky-dilepas-dengan-pedang-pora
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kompol Franky Tambunan ST resmi melepas jabatan Komandan Batalyon A Pelopor, Brimobda Riau. Itu setelah dirinya diberi amanah menempati posisi Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Rokan Hilir. Acara pelepasan Kompol Franky digelar dengan sejumlah rangkaian.
Salah satunya adalah tradisi pedang pora yang digelar di Mako Batalyon A Pelopor, Rabu (23/3).
Hadir dalam kesempatan itu sejumlah perwira serta seluruh personel di jajaran Batalyon A Pelopor. Dimulai dari pemberian kata sambutan oleh Kompol Franky, kegiatan kemudian berlanjut ke pemberian cendera mata dari personel. Barulah dilanjutkan dengan acara pelepasan tradisi pedang pora.
Dalam sambutannya, Kompol Franky menuturkan bahwa dirinya sudah 6 bulan lamanya berada di lingkungan Batalyon A Pelopor. Hal itu membuat ia merasa sangat bangga pernah menjadi bagian dari Batalyon A Pelopor. "Kemudian saya menerima tugas baru sebagai Waka Polres Rohil. Saya merasa bangga terhadap rekan-rekan selama bergabung. Karena ini merupakan sejarah bagi saya menjadi komandan Batalyon A Pelopor," ucapnya.
Ia juga sempat menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila ada kesalahan kata maupun perbuatan selama menjabat. Ia meyakini, setiap keputusan yang di buat merupakan salah satu upaya agar Batalyon A Pelopor lebih baik lagi.
"Saya secara pribadi meminta maaf apabila ada salah kata dan tingkah laku selama kita berinteraksi. Namun yakinlah hal-hal yang saya lakukan untuk kebaikan kedinasan dan khususnya untuk jajaran Batalyon A Pelopor," pungkasnya.(nda)
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.