Categories: Pekanbaru

Perubahan Data Pasca-Pemekaran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemekaran kecamatan di Kota Pekanbaru sudah dilakukan sejak akhir 2020 lalu. Namun, hingga kini perubahan data administrasi penduduk yang menyertainya belum dilakukan. Perubahan masih menunggu peraturan menteri dalam negeri (permendagri).

Ada 15 kecamatan di Kota Pekanbaru pasca-pemekaran kecamatan. Yaitu Bina Widya, Tuah Madani, Tenayan Raya, dan Kulim. Kemudian Rumbai, Rumbai Barat, Rumbai Timur. Selanjutnya, Payung Sekaki, Sukajadi, Marpoyan Damai, Sail, Pekanbaru Kota, Limapuluh, Bukit Raya, dan Senapelan.

"Masih menunggu Permendagri. Kami masih terus lakukan koordinasi dengan kementerian," kata Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kota Pekanbaru Murdinal Guswandi, Selasa (23/3).

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah mengagendakan pertemuan dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk membahas kodefikasi wilayah kecamatan pemekaran.

Namun sampai sekarang belum terlaksana karena terkendala akibat dilakukannya WFH (Work From Home) akibat adanya pegawai Disdukcapil yang positif Covid-19.

"Jadi warga tidak perlu khawatir, karena di-server itu belum ada tercantum nama kecamatan baru. Jadi mau bagaimanapun petugas meng-entry, itu tetap tidak bisa, karena nomor kode wilayah itu keluar dengan sendirinya," terangnya.

Ia mengungkapkan, kodefikasi wilayah pemekaran yang telah diterima pihaknya sejak 5 Januari lalu, hingga kini belum memiliki legalitas formal. Legalitas ini harus ditetapkan oleh Kemendagri.

Karena belum adanya legalitas formal berupa Permendagri, kodefikasi yang telah diterbitkan tersebut belum dapat masuk ke dalam aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

"Aplikasi SIAK merupakan aplikasi tempat meng-entry data. Persoalannya, kode wilayah tersebut belum masuk di aplikasi ini," katanya.

Sesuai undang-undang, kodefikasi wilayah dimasukkan ke aplikasi SIAK harus ditetapkan dengan Permendagri.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

20 jam ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

20 jam ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

1 hari ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

2 hari ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

2 hari ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

2 hari ago