Categories: Pekanbaru

Perbaikan Jalan Lobak yang Amblas Perlu Waktu Sebulan

BINA WIDYA (RIAUPOS.CO) – Pasca-amblas pada 25 Oktober lalu, perbaikan Jalan Lobak, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya belum selesai. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru menyebut perbaikan jalan masuk tahap penyelesaian. Sementara warga berharap jalan dapat segera dilalui dengan aman.

Senin (22/11), tampak gundukan tanah timbun masih belum diratakan oleh para pekerja usai membuat drainase di lokasi tanah yang amblas. Sejumlah papan pemberitahuan juga masih terpasang di pinggir jalan yang dipasang traffic cone atau kerucut lalu lintas dan garis pembatas sebagai langkah pertama pengamanan.

Salah seorang pengendara Jhon mengatakan, hampir sebulan lamanya perbaikan jalan dilakukan.

"Kami berharapnya segera selesailah perbaikannya, jadi kami pun bisa melintas lebih enak tak perlu bergantian dengan kendaraan lainnya. Apalagi posisi jalan yang amblas berada pada tanjakan,"ujarnya, kemarin.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah seorang warga Hesti . Ia menginginkan Jalan Lobak segera selesai diperbaiki agar masyarakat dapat kembali memulai aktivitas di sekitar jalan tersebut.

Disebutkannya, sejak perbaikan jalan dilakukan, masyarakat yang berjualan di dekat lokasi perbaikan harus menutup sementara waktu tempat usaha mereka.

"Kami maunya segera selesai jadi kami bisa jualan lagi. Kalau sekarang kami tutup saja lapak dagangan di pinggir jalan, hanya buka yang di dalam ruko saja. Itu pun akses masuknya dari Jalan Pertanian,"katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Syamsulasyri mengatakan, proses perbaikan ruas jalan amblas di Jalan Lobak, sudah memasuki tahap penyelesaian. Perbaikan ini hampir tuntas setelah berlangsung hampir satu bulan.

Meskipun pada awalnya, pihaknya menargetkan perbaikan ruas jalan tersebut diselesaikan hanya dalam satu pekan, namun adanya sejumlah kendala membuat proses perbaikan berlangsung lebih lama dari rencana awal.

Tapi saat ini perbaikan ruas jalan ini sudah memasuki tahap penyelesaian. Di mana pengerjaan hanya tinggal pada tahap finishing dan merapikan. Bahkan, timnya juga  sudah memasang beton pracetak untuk mencegah jalan tersebut amblas kembali.

"Petugas juga menambah kepadatan di pinggiran ruas jalan tersebut. Jadi untuk di pinggirnya kami buat perkerasan agar tidak terjadi amblas lagi,"tuturnya.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

3 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

3 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago