Jaringan kabel fiber optik yang semrawut di kawasan Jalan Rambutan, Pekanbaru, Senin (22/9/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Deretan tiang fiber optik (FO) di sudut-sudut Kota Pekanbaru semakin tak terkendali. Dalam satu lokasi, bahkan bisa berdiri hingga delapan tiang sekaligus. Kabel yang menjuntai rendah tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga membahayakan pengendara dan pejalan kaki.
“Kalau lewat pakai motor harus menunduk biar kepala tidak nyangkut kabel. Bahaya sekali,” keluh Ari, warga yang kerap melintas di Jalan Cipta Karya, Senin (22/9).
Kondisi semrawut ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Namun, penertiban nyata belum juga dilakukan. Menanggapi hal itu, Penjabat Sekretaris Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengatakan Pemko sudah menurunkan tim gabungan dari Diskominfo dan Dinas PUPR untuk mempelajari tata kelola FO ke daerah lain, salah satunya Yogyakarta. “Setelah studi banding ini, pasti ada tindak lanjutnya,” ujarnya.
Plt Kepala Diskominfo Pekanbaru, Suhud, menambahkan, pihaknya memang tidak pernah mengeluarkan izin penyelenggaraan tiang FO karena kewenangan itu berada di pemerintah pusat. Namun, Pemko tetap memiliki hak untuk menata keberadaan tiang dan kabel tersebut di wilayah kota. “Dalam waktu dekat, tim akan turun melakukan penataan,” tegasnya.
Warga berharap janji pemerintah segera diwujudkan. Selain merusak wajah kota, keberadaan tiang berlebihan dan kabel menjuntai dianggap berbahaya. “Kalau dibiarkan, Pekanbaru bisa jadi seperti hutan tiang. Tidak enak dipandang, juga mengancam keselamatan,” kata Fitra, warga lainnya.
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…
Jalan Kampung Baru di Inhil amblas akibat gerusan air pasang surut. Akses warga terputus, BPBD…
Polisi tangkap komisaris dan direktur SPBU terkait penyelewengan solar subsidi di Pelalawan. Modus gunakan tangki…
Pemko Pekanbaru bongkar 25 kios batu akik di Pasar Palapa. Area akan ditata jadi taman…
KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…