Pengendara motor kesulitan melewati lubang besar yang tergenang air di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki, beberapa hari lalu. Saat ini lubang-lubang sudah ditimbun sisa material bangunan namun tetap sulit dilewati karena jalan tidak rata. (Mhd. AKhwan)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kerusakan jalan di sejumlah titik dalam Kota Pekanbaru, khususnya di wilayah Kecamatan Payung Sekaki, kian parah. Warga pun mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera melakukan perbaikan permanen, bukan hanya tambal sulam.
Pantauan Riau Pos, Kamis (22/5), kondisi terparah tampak di Jalan Dharma Bakti, terutama di depan dua toko retail modern. Lubang-lubang besar menganga, bahkan saat hujan berubah menjadi jebakan tersembunyi karena terisi air. Warga sempat menimbun dengan material sisa bangunan, namun timbunan yang tidak rata justru menyulitkan kendaraan untuk melintas.
Hal serupa terlihat di Jalan Riau Ujung, di mana kerikil dan pasir digunakan untuk menutup lubang-lubang. Namun, lalu lintas kendaraan besar menyebabkan debu beterbangan, mengganggu pengendara dan membuat halaman rumah warga kotor.
“Kalau dibiarkan, lubang makin dalam dan makin berbahaya. Kami minta pemerintah serius memperbaiki, jangan tambal sulam saja,” kata Eko, warga Jalan Dharma Bakti.
“Jalan ini dilalui kendaraan berat tiap hari. Kalau hanya ditimbun pasir, itu malah bisa bikin kecelakaan,” tambah Efendi (44), pengendara lain.
Fernando (48), warga Jalan Riau Ujung, menekankan perlunya perbaikan menyeluruh atau overlay, bukan sekadar penambalan. Ia menyebut jalan-jalan utama di Pekanbaru sudah rusak merata dan perlu perhatian serius.
Menanggapi keluhan warga, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyatakan bahwa Pemko sedang menggesa proses perbaikan jalan. Total terdapat sekitar 1.700 titik jalan berlubang di 15 kecamatan yang sudah didata.
“Kita akan lakukan lelang pekerjaan per kecamatan agar perbaikan lebih cepat dan merata,” ujarnya.
Markarius menjelaskan bahwa Wali Kota Agung Nugroho telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pendataan secara menyeluruh. Dinas PUPR Pekanbaru akan berkoordinasi dengan para camat untuk menentukan prioritas perbaikan dan menyiapkan paket pekerjaan yang akan dilelang.
Terkait anggaran, Pemko telah menyiapkan lebih dari Rp50 miliar untuk memperbaiki kerusakan jalan di seluruh kota.
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…