Abdul Jamal
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan siap menjalankan program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2025 ini. Program pendidikan berasrama dan 100 persen gratis ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin sebagai upaya memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih cerah.
Untuk tahap awal, Sekolah Rakyat di Pekanbaru akan dibuka khusus untuk jenjang SMP dengan kuota 50 siswa utama dan 5 siswa cadangan. Para siswa tersebut telah melalui proses seleksi ketat berdasarkan asesmen dan verifikasi langsung ke rumah-rumah oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Dr Abdul Jamal MPd, menjelaskan bahwa proses rekrutmen kepala sekolah dan guru dilaksanakan oleh Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Pekanbaru sebagai pihak yang menjadi leading sector program ini.
“Tahun ini sudah mulai menerima siswa Sekolah Rakyat. Disdik terlibat untuk mendukung dari sisi rekrutmen tenaga pendidik dan kurikulum. Kurikulum sendiri sudah disiapkan oleh pemerintah pusat karena ini sekolah berasrama,” jelas Jamal, Rabu (21/5).
Sementara itu, kegiatan belajar mengajar akan dimulai di Gedung Abiseka, Kecamatan Rumbai, sebagai lokasi sementara. Pada tahun berikutnya, Pemko berencana membangun gedung Sekolah Rakyat permanen di kawasan kompleks Perkantoran Tenayan Raya yang telah disiapkan lahannya seluas 5 hingga 7 hektare.
Dari data Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek, terdapat 7.315 anak di Kota Pekanbaru yang menjadi sasaran program Sekolah Rakyat untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Namun untuk tahap awal, baru dibuka untuk jenjang SMP dengan 4.300 anak berusia 12–15 tahun yang masuk pendataan.
“Setelah melalui asesmen, dari 410 anak yang memenuhi syarat, 131 menyatakan setuju secara lisan, dan 79 menyatakan setuju secara tertulis. Karena jumlah yang setuju melebihi kuota, dilakukan asesmen lanjutan hingga ditetapkan 50 peserta utama dan 5 cadangan,” ujar Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Idrus.
Dengan persiapan yang sudah matang, Pemko Pekanbaru optimistis pelaksanaan Sekolah Rakyat tahun ini dapat berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.