Categories: Pekanbaru

Pedagang di Agus Salim: Berikan Kami Tempat yang Layak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun lapak mereka sudah habis dibongkar petugas tim Yustisi Pekanbaru pada Kamis (18/11) lalu, namun sejumlah pedagang masih tetap berjualan di Jalan Agus Salim. Meski ada beberapa petugas yang berjaga, pedagang menggelar barang dagangan di atas trotoar.

Pantauan Riau Pos, Ahad (21/11) di Jalan Agus Salim, tampak para pedagang masih tetap berjualan di atas bekas lapak mereka. Tak ada lagi sisa-sisa pembongkaran lapak pedagang. Satu unit alat berat masih disiagakan di lokasi.

Salah seorang pedagang Imran mengaku tak gentar meskipun harus melawan para petugas gabungan kembali. Ia nekat berjualan dan mencari nafkah di Jalan Agus Salim.

"Kami masih berharap bisa berjualan di sekitar jalan ini. Dan kalau pun harus direlokasi, berikan kami tempat yang layak," kata dia.

Meski telah dilakukan penggusuran, namun ternyata Jalan Agus Salim ramai didatangi warga. Tak hanya ingin berbelanja, tetapi warga juga ingin mengetahui kondisi para pedagang yang masih berjualan di bekas bangunan lapak yang telah dibongkar.

Seorang pembeli Lia mengaku prihatin dengan kondisi para pedagang yang kini harus berjualan dengan alat seadanya serta menumpang ke sejumlah toko milik pedagang lainnya.

"Kasihan juga kalau melihat kondisi mereka. Seharusnya masalah ini bisa dibicarakan dengan baik dan mencari jalan keluarnya antara keinginan pedagang dan keinginan pemerintah. Kami pun senang kalau memang kawasan ini menjadi kawasan wisata kuliner, tapi alangkah baiknya para pedagang juga bisa dirangkul agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Sementara itu saat ditemui di lokasi, Kepala Bidang Operasional dan Ketertiban Masyarakat Badan Satpol PP Pekanbaru Reza Aulia Putra, relokasi susulan akan tetap dilakukan meskipun para pedagang tetap nekat berjualan di kawasan tersebut. Apalagi sebagian pedagang lainnya masih tetap mendirikan bangunan lapak mereka dengan menempel ke sejumlah ruko milik pedagang lain yang ada di kawasan tersebut.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memberikan surat permintaan agar PKL membongkar sendiri lapak yang ada. Dan jika tidak diindahkan, pihaknya akan tetap melakukan pembongkaran.

"Kami akan tetap bongkar sesuai intruksi atasan. Apalagi banyak pedagang yang menempel ke ruko itu. Dan alat berat juga akan tetap standby untuk melakukan pembongkaran lanjutan," tegasnya.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

19 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

19 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

19 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

19 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 hari ago