Categories: Pekanbaru

PPKM Aman tapi Tidak Nyaman bagi Masyarakat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan PPKM di Pekanbaru khususnya, sampai 25 Juli. Aturan ini ditetapkan untuk memberikan rasa aman dari Pemerintah, tetapi tidak nyaman bagi masyarkat.

Pasalnya, banyak usaha masyarakat yang tutup, penghasilan jadi tidak menentu. Ini sudah terjadi di Pekanbaru sejak awal, mau tidak mau masyarakat harus patuh.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ir Nofrizal MM, dia mengatakan, Pemko saat ini mengikut terhadap kebijakan pusat sampai waktu yang ditetapkan untuk PPKM. "Kita dituntut untuk patuh. Memang aman menurut Pemerintah, tapi tidak nyaman di tengah-tengah masyarakat," ungkap Nofrizal, Rabu (21/7).

Karena, menurut Nofrizal, aturan ini membuat banyak usaha yang tutup. Di Jawa apa lagi. "Kami serba salah. Tidak diikuti, melanggar aturan, diikuti ekonomi hancur lebur. Kita tahu dengan kondisi masyarakat hari ini, hanya bisa mencari hari ini, untuk makan hari ini," ujarnya membeberkan.

Maka dari itu, ditegaskan Nofrizal, apa pun itu, harus patuh dengan aturan pemerintah. "Solusinya memang harus ada bantuan dari pmerintah yang disiapkan, berupa bantuan sembako, dan juga uang operasional semua warga yang terdampak. Karena semua terdampak dari covid-19 ini, jadi harus dipikirkan semua, tidak sekedar membuat aturan dan kebijakan," ungkapanya lagi.

Untuk itu, disampaikannya lagi, menjelang 25 juli, aturan harus dijalankan. "Kita harus menahan diri, menahan hati, dan solusinya patuh terhadap anjuran pemerintah, dan solusi sudah dibuat pemerintah dengan matang. Memang banyak yang tidak bisa menerima, tentu bagi ekonomi masyarakat yang kecil tentu ini bisa mematikan, dan kalangan atas juga mematikan usahanya," tuturnya.(gus)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

7 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

7 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago