Categories: Pekanbaru

Warga Keluhkan Pembongkaran Halte

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pembongkaran sejumlah halte Trans Metro Pekanbaru (TMP) sejak akhir pekan lalu dikeluhkan warga kota. Pasalnya, pembongkaran halte tersebut tak langsung diiringi dengan pembangunan.  

Pantauan Riau Pos, Senin (21/6) di salah satu halte TMP di Jalan Jendral Sudirman, tampak belasan calon penumpang bus TMP berdiri di sisa-sisa bangunan halte. Untuk menghilangkan kepenatan menunggu bus datang, beberapa di antaranya duduk di tangga JPO yang ada di samping bekas bangunan halte tersebut.

Rozak, seorang calon penumpang bus TMP mengaku kesal dengan pembongkaran halte yang tidak langsung diiringi dengan pembangunannya. Ia katakan, sisa bahan bangunan halte dibiarkan berserakan di lokasi sehingga menyulitkan para calon penumpang yang menunggu datangnya bus.

"Seharusnya kalau sudah dibongkar seperti ini langsung ditutup dan dibangun. Ini tidak dibiarkan berserak saja sisa bangunannya," ucapnya.

Hal yang sama juga dirasakan Vira yang mengaku terpaksa menunggu bus di bawah pohon tak jauh dari halte yang dibongkar.

"Saya senang kalau dibongkar terus langsung dibangun Tapi pikirkan juga kami yang pengguna jasa layanan umum ini. Kalau panas begini mau berteduh di mana? Menyiksa kami namanya ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Yuliarso saat dikonfirmasi mengatakan, akan ada peremajaan halte yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

Di mana saat ini  ada 13 halte yang kini dalam pembongkaran yaitu di Jalan Sudirman yakni Halte Furaya, Halte Cempedak, Halte Simpang Raya, Halte Awal Bros, Halte Dipa Kencana, Halte Kassa, Halte Halte Ratu Mayang Garden, Halte UIR 1, Halte SD Pasir Putih1, Halte SD Pasir Putih2 dan Halte Pandau Ujung. Sedangkan di Jalan Tuanku Tambusai yakni Halte Patung Kuda dan Halte Tri Bhakti.

Selain itu, halte-halte tersebut memang harus diperbaharui karena sudah banyak yang rusak. Sehingga, fungsinya lebih baik lagi dan tampilannya menyesuaikan perkembangan zaman.

"Titiknya merupakan titik pemberhentian sesuai dengan kajian, dan halte tersebut berada di jalan nasional. Dapat Anggaran Rp3 miliar dari Pemerintah Pusat. 20 halte bus TMP bakal dibangun kembali tahun ini," kata Yuliarso.

Sementara itu untuk anggaran membangun kembali halte bus TMP yang sudah rusak tersebut, debanyak 20 halte bus TMP yang akan dibangun berada di jalan nasional dan jalan pendukung.

Ia menyebut, ada 12 halte yang akan dibangun di Jalan Jenderal Sudirman. Delapan halte lainnya di Jalan Tuanku Tambusai, Pandau dan Jalan HR Soebrantas.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kasus Penembakan Gajah di Pelalawan Jadi Atensi Khusus Kapolda Riau

Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…

2 jam ago

Didukung Alat Canggih, RSUD Arifin Achmad Sukses Lakukan Clipping Aneurisma

RSUD Arifin Achmad Riau berhasil melakukan tindakan clipping aneurisma pada pasien stroke usia 19 tahun…

3 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Program Rp100 Juta per RW Tetap Dilaksanakan

Pemko Pekanbaru memastikan program Rp100 juta per RW tetap berjalan tahun ini dengan pola pengusulan…

3 jam ago

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

21 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

21 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

2 hari ago