Dokter spesialis bedah saraf RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Dr dr Tondi Maspian Tjili SpBS Subsp N-Vas MKes. RSUD AA UNTUK RIAU POS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau berhasil melakukan tindakan clipping aneurisma terhadap seorang pasien berusia 19 tahun yang mengalami stroke akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Keberhasilan ini didukung peralatan medis canggih serta penanganan dokter spesialis bedah saraf.
Tindakan tersebut dilakukan oleh dokter spesialis bedah saraf RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, Dr dr Tondi Maspian Tjili SpBS Subsp N-Vas MKes. Ia menjelaskan, stroke yang dialami pasien disebabkan pecahnya aneurisma fusiform di otak yang memicu terjadinya pendarahan.
Aneurisma fusiform merupakan kelainan akibat melemahnya dinding pembuluh darah arteri yang menyebabkan penggelembungan atau pelebaran menyerupai balon dan berisiko tinggi pecah. Untuk memastikan lokasi aneurisma, tim medis terlebih dahulu melakukan pemeriksaan Digital Subtraction Angiography (DSA).
“Pemeriksaan DSA dilakukan untuk memvisualisasikan pembuluh darah otak secara detail, sehingga dapat diketahui secara pasti letak aneurisma yang pecah. Dari hasil tersebut, diputuskan untuk melakukan operasi clipping aneurisma,” ujar dr Tondi.
Clipping aneurisma merupakan prosedur bedah terbuka pada otak dengan tujuan menjepit aliran darah menuju aneurisma yang pecah menggunakan klip logam kecil, sehingga pendarahan dapat dihentikan.
Menurut dr Tondi, keberhasilan tindakan ini juga didukung penggunaan mikroskop bedah canggih Kinnevo 900 yang mampu menampilkan struktur anatomi secara real time. Dengan teknologi tersebut, proses pembedahan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan presisi.
Pascaoperasi, pasien menjalani perawatan di ruang intensif. Seiring kondisi yang terus membaik, pasien kemudian dipindahkan ke ruang perawatan biasa dan direncanakan menjalani rawat jalan dalam beberapa hari ke depan.
“Saat ini pasien sudah tidak lagi dirawat di ruang intensif. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan sudah bisa kontrol rawat jalan ke poliklinik,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan mengenali tanda-tanda serangan stroke. Jika mengalami gejala, masyarakat diharapkan segera mendapatkan penanganan medis.
“RSUD Arifin Achmad kini didukung berbagai peralatan canggih serta dokter-dokter ahli di bidangnya. Kami siap memberikan pelayanan stroke yang terbaik,” tutupnya. (sol/ifr)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.