Petugas Dinas Sosial Pekanbaru mengamankan pria lansia yang melakukan aksi mengemis di bawah flyover SKA Jalan Soekarno Hatta, Selasa (21/5/2024). (Dinas Sosial Pekanbaru untuk riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pria lanjut usia (lansia) yang diduga telantar dan tidur di bawah jalan layang atau flyover SKA, Dinas Sosial Pekanbaru langsung melakukan penjangkauan, Selasa (21/5).
Menurut Kepala Dinas Sosial Pekanbaru Dr H Idrus SAg MAg kepada Riau Pos, pihaknya menurunkan tim ke lokasi untuk mengamankan pria lansia yang ternyata sudah berulang kali diamankan oleh Tim Dinas Sosial Kota Pekanbaru.
Di mana berdasarkan asesmen, didapati lansia yang diduga telantar dan tidur di bawah flyover SKA itu adalah Sofian, usia 63 tahun dan merupakan warga Jalan Garuda, Kecamatan Marpoyan Damai.
”Ia sudah dua kali diamankan oleh petugas dinas sosial, akan tetapi ia memang terkenal bandel dan selalu ingin mengemis di jalanan,” ucapnya.
Lanjut Idrus lagi, pihaknya telah mengembalikan lansia tersebut kepada pihak keluarga dan membuat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.
”Kami serahkan beliau kepada keluarganya. Kalau membandel lagi tetap melakukan aktivitas mengemis di bawah flyover Pekanbaru maka akan kami tindak tegas bersama dinas terkait lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Idrus mengimbau kepada pengguna jalan atau masyarakat agar jangan memberikan uang kepada gepeng. Karena dengan masyarakat memberikan sumbangan di pinggir jalan ini juga termasuk menyalahi peraturan daerah (perda) yang telah ditetapkan yakni Perda Nomor 12 Tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial.
Masyarakat yang hendak berdonasi bisa ke lembaga penghimpun donasi sehingga ia menilai dengan masyarakat menyerahkan donasi di jalan membuat gepeng menjamur.
”Jadi kami mengajak semua pihak jangan menyerahkan donasi di jalan, terutama kepada gepeng, agar mereka tidak menjamur. Kami juga akan terus melakukan berkordinasi dengan instansi terkait. Ia menilai masalah gepeng tidak cuma masalah sosial tetapi sudah menyangkut pada perekonomian,” ujarnya.(ayi)
Sandro, warga disabilitas di Pekanbaru, terharu terima motor baru dari wali kota setelah kehilangan akibat…
Ratusan ASN Pekanbaru resmi jadi PNS. Wako ingatkan gaji berasal dari uang rakyat dan minta…
Layanan KTP dan KIA Disdukcapil Pekanbaru terganggu hampir dua pekan. Antrean panjang terjadi, warga keluhkan…
Sebanyak 106 KK korban kebakaran di Pulau Kijang mulai menerima bantuan darurat. Pemerintah fokus penuhi…
Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…
Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…