Tri Sepna Saputra, Kepala Bagian Kesra Setko Pekanbaru
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tahun ini melanjutkan program beasiswa pendidikan. Setakat ini sudah 1.200 mahasiswa mendaftarkan untuk bisa mendapatkan beasiswa tersebut.
Pendaftaran permohonan bantuan beasiswa tersebut bakal berakhir pada 24 Maret 2024. Bagi masyarakat yang berminat diminta tidak menunda-nunda, ajukan permohonan bantuan beasiswa.
”Sampai sekarang yang mendaftar sudah cukup banyak, mencapai 1.200 mahasiswa,” ujar Kepala Bagian Kesra Setko Pekanbaru Tri Sepna Saputra, Kamis (21/3).
Ia menyampaikan, untuk pendaftar terbanyak merupakan mahasiswa dari jenjang pendidikan Strata Satu (S1) akademik. Selanjutnya jejang pendidikan D3. Kuotanya pun bisa dibilang penuh.
”Untuk kuotanya bagi mahasiswa S1 dan D3 tidak ada yang kosong, semua terpenuhi,” tambah Putra.
Pemko Pekanbaru di 2024 ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk bantuan beasiswa. Bantuan beasiswa sendiri merupakan program prioritas Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi di bidang akademik dan nonakademik.
Selain itu mahasiswa dari keluarga kurang mampu pada jenjang pendidikan D3 dan S1. Sesuai jadwal, pendaftaran bantuan beasiswa dibuka dari tanggal 1-24 Maret 2024.
Setelah proses pendaftaran, pada April akan dilakukan seleksi administrasi dan Mei nanti sudah mulai disalurkan ke mahasiswa penerima bantuan. Nantinya, bagi mahasiswa jenjang pendidikan S1 akan menerima bantuan sebesar Rp4 juta. Sedangkan untuk D3 diberikan Rp3 juta.(yls)
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru
Kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-Dumai KM 46 Siak menewaskan lima orang. Polisi menduga pengemudi minibus…
432 jemaah haji Kampar Kloter 05 BTH tiba di Tanah Air dan disambut langsung Bupati…
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…