kawal-distribusi-pupuk-bersubsidi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau Drs H Syamsuar meminta dinas terkait untuk mengawal distribusi pupuk, khususnya pupuk bersubsidi. Ini dikarenakan stok pupuk di Riau juga mengalami kelangkaan dan mahal.
"Informasi terakhir yang saya terima, distribusi pupuk ini masih menunggu kapal pembawa pupuk. Yang jelas saya sudah meminta dinas terkait untuk mengupayakan agar pupuk itu sampai ke Riau,"kata Gubernur Syamsuar, Senin (21/3).
Ia menjelaskan, penetapan harga dan stok pupuk merupakan kebijakan nasional. Sehingga ia memerintahkan kepada dinas terkait untuk menghubungi pengusaha pupuk, agar tidak ada kenaikan harga pupuk, yang bisa menambah beratnya beban petani di Riau.
"Kalau harga mahal, itu kementerian yang menentukan. Kan ada yang bersubsidi, ya yang bersubsidi ini untuk yang berhak atau penerima pupuk bersubsidi,"jelasnya.
Sebelumnya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan petani sawit saat berkunjung ke Riau yang menanyakan kenaikan harga pupuk.
Airlangga mengatakan bahwa pemerintah masih mempelajari agar pupuk subsidi bisa diperhatikan penyalurannya sampai ke daerah.
"Pemerintah saat ini sedang mempelajari agar pupuk subsidi ini diperhatikan, dan tentunya untuk penerima pupuk subsidi ini adalah petani dengan lahan kecil bukan petani dengan kebun besar,"ujarnya.
Dia menambahkan dengan harga jual sawit yang terus meningkat, diharapkan daya beli petani semakin bertambah sehingga kenaikan harga pupuk dapat diredam ke depannya. (sol)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…