Proses perbaikan Jalan Lintas Rengat-Tembilahan oleh Dinas PUPR PKPP Riau, Rabu (21/2/2024). (PUPR riau untuk riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai melakukan perbaikan Jalan lintas Rengat-Tembilahan yang mengalami kerusakan di antaranya badan jalan amblas tergerus aliran sungai. Ruas jalan tersebut ditargetkan sudah dalam keadaan fungsional menjelang Hari Raya Idulfitri 2024/1445 Hijriah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Riau M Arief Setiawan melalui Kepala UPT Wilayah IV Lutfi Hardi mengatakan, kerusakan jalan di sejumlah ruas jalan yang menghubungkan dua kabupaten yakni Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir itu, sudaj mulai dilakukan perbaikan. Namun, kendala cuaca masih menjadi faktor yang memengaruhi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kalau cuaca mendukung kita usahakan fungsional menjelang puasa dan Lebaran nanti,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya telah menyiagakan alat berat di tiga titik. Lokasinya, berada di Pangkalan Kasai Kuala Cenaku serta Air Molek. Namun, menjadi persoalan intensitas hujan tinggi masih terjadi di beberapa wilayah.
Selain itu, beberapa ruas jalan lintas tersebut masih terendam banjir karena pasang surut. Satu di antaranya berada di Kuala Cenaku Sungai Raya Indragiri Hulu (Inhu). Begitu juga di Jalan Lintas Kempas Jaya Indragiri Hilir (Inhil).
“Kita tak bisa tentukan, karena selain masalah hujan, banjir juga,” ujar Lutfi.
Di sisi lain, Lutfi juga mengungkapkan permasalahan angkutan bermuatan melebihi tonase yang melintas di ruas Jalan Lintas Rengat-Tembilahan. Diakuinya, kondisi jalan rawa tidak memungkinkan dilewati angkutan seberat hingga 40 ton, dalam jumlah banyak setiap harinya.
Oleh karena itu, untuk mengatasi truk over loading over dimension (ODOL) tersebut melintas, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian mengatasi permasalahan ini.
“Memang truk ODOL jadi masalah. Bicara kewenangan bukan kita. Tapi kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami pun berharap masalah ini ada solusi ke depan,” sebutnya.(sol)
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…