bayar-pajak-bisa-lewat-smartphone
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru tengah gencar melakukan sosialisasi. Agenda ini berkaitan dengan akses kemudahan dalam segi pelayanan dari Bapenda. Kemudahan tersebut tersebut ialah, masyarakat kini bisa bayar pajak lewat smartphone.
Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, H Zulhelmi Arifin S dalam rilis yang diterima Riau Pos, Zulhelmi menyebutkan, saat ini masyarakat sudah sangat dipermudah lewat kecanggihan teknologi. Mulai pendaftaran, pembayaran hingga pencetakan dokumen pajak bumi dan bangunan (PBB). Semua itu dapat dilakukan dengan akses aplikasi SmartPBB Pekanbaru.
"Masyarakat cukup menggunakan smartphone untuk mendaftar, membayar hingga mencetak resi PBB. Bisa juga datang langsung ke kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Kantor Bapenda. Satu hari selesai," ujar Zulhelmi saat sosialisasi yang digelar beberapa waktu lalu.
Zulhelmi juga menegaskan, sosialisasi yang dilakukan ini diharapkan cepat disampaikan kepada masyarakat melalui peran camat dan lurah se-Kota Pekanbaru.
Sementara itu, Camat Pekanbaru Kota, Ardi, mengatakan, kegiatan sosialisasi ini juga merupakan salah satu strategi untuk membangkitkan perekonomian agar target Pemerintah Kota Pekanbaru tercapai.
"Caranya dengan menyosialisasikan kepada masyarakat terkait informasi tentang pajak dan kemudahan dalam membayar pajak, khususnya untuk PBB," ujar Ardi memberikan dukungan.
Dia juga berharap, agar sosialiasasi ini tersampaikan langsung ke akar rumput sehingga masyarakat mau membayar pajak sesuai arahan dari Bapenda.(gus)
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…