KAMAR: Suasana kamar Grand Jatra Hotel Pekanbaru.(*1/mirshal/ riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Selama beberapa pekan wilayah Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ribuan masyarakat sudah terjangkit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Dikatakan Publik Relation Officer Grand Jatra Hotel Pekanbaru Eka Vonnita Septiani, dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat dari efek bencana kabut asap yang terjadi, hotel yang merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis perhotelan Pekanbaru mengkampanyekan tagar #JatraHazeCare.
“Lewat kampanye ini hotel yang berlokasi di Jalan Tengku Zainal Abidin ini mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah bencana kabut asap,” ucapnya.
Melalui kampanye ini, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian Grand Jatra Hotel Pekanbaru untuk menyediakan layanan tempat tinggal yang aman dan bersih bagi masyarakat di tengah bencana asap. Dengan menawarkan potongan harga permalam menginap di hotel sebesar Rp188.000.
“Biaya menginap jauh dari rate normal kamar per malam yang biasa ditawarkan hotel bintang lima ini,” ucapnya.
Dalam rangka menjaga para tamu dari dampak kabut asap. Pihaknya selalu memastikan hotel bebas dari dampak buruk bencana kabut asap. “Dengan ini masyarakat bisa lebih melindungi diri sendiri bersama keluarga dari bencana kabut asap,” tutupnya.(*1)
Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…
Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…
Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…
Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…
Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…