Categories: Pekanbaru

Pegadaian Berbagi Masker dan Susu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT Pegadaian Persero Kanwil Pekanbaru membagikan masker dan susu gratis kepada masyarakat Pekanbaru yang terdampak kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (20/9).

Aksi peduli pegadaian melawan asap dilaksanakan di tiga lokasi pada pagi hari, yakni simpang lampu merah Tobek Gadang Jalan HR Soebrantas-Jalan SM Amin, simpang lampu merah Mal SKA Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta dan simpang Bukit Barisan. Setidaknya ada tiga ribu masker dan tiga ribu kotak susu diberikan secara gratis kepada pengendara, khususnya roda dua.

"Kenapa pada pagi hari, karena asap pekat memang di saat itu, dan banyak juga masyarakat yang bekerja," kata Analisis Kredit, Yosef Rinaldi.

Kurang dari setengah jam, ribuan masker dan susu ludes diserbu masyarakat yang sedang berkendara. Sekitar 15 pegawai Pengadaian turut serta dalam aksi kepedulian tersebut di masing-masing lokasi.

"Ini merupakan aksi peduli kami terhadap masyarakat yang terkena dampak karhutla. Apalagi memang sebagian besar masyarakat juga nasabah kami. Di sini ada dua cabang yang turun," ujarnya.

Aksi yang rutin digelar setiap tahun itu, kata dia, diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat dalam menghadapi masalah kabut asap. Tak hanya itu, pihaknya juga menginginkan pemerintah juga bisa segera menanggulangi permasalahan asap yang setiap tahun terjadi di Riau.

"Karena kasihan juga pada ibu dan anak-anak, paparan asap ini juga berdampak pada kesehatan mereka yang rentan," tambahnya.

Akibat asap banyak orang yang malas untuk keluar rumah. Untuk itulah, pihaknya menawarkan kemudahan bertransaksi produk-produk pegadaian melalui online, salah satunya pegadaian digital service (PDS).

"Dengan ada asap orang malas keluar, transaksi bisa dilakukan di rumah, mau gadai, bayar listrik bisa dilakukan, " tutupnya.(*1)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

6 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

6 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

1 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

1 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

1 hari ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

1 hari ago