Kasus Narkoba di Bandara Masih Tahap I
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Perkara narkoba yang menyeret delapan orang pengedar tujuan Surabaya masih diproses Sat Res Narkoba Pekanbaru. Kasat Narkoba Kompol Deddy Herman kepada Riau Pos, Selasa (20/8) mengatakan untuk tersangka pengedar narkoba di Bandara SSK II masih tahap I.
“Ya benar perkaranya masih tahap I dan diproses sesuai koridor hukum yang berlaku. Untuk tahap selanjutnya nanti diberi tahu dalam waktu dekat,” jelasnya.
Perkara narkoba katanya bukan main-main. Sehingga perlu penanganan khusus bersama agar generasi penerus jauh dari barang haram itu.
“Siapa sih polisi yang tidak ingin mengungkap narkoba. Pengungkapan tidak sembarangan dan perlu pengintaian serta kerja sama beberapa pihak serta masyarakat setempat,” sebutnya.
Kasus yang menjerat delapan pengedar itu terjadi di Bandara SSK II pada Jumat (28/6) lalu membawa barang bukti 4.141, 6 gram. Para tersangka yaitu RS (24), M (30), FN (25), MU (19), SW (21), MUS (22), MAR (19), dan AH (25). Pemusnahan sudah dilakukan pada 18 Juli 2019.
Para tersangka melakukan kesalahan yang sama dengan mengedar narkoba ke Surabaya sebanyak tiga kali. “Tentunya hukuman berat menunggu mereka,” paparnya. Menurutnya, pengedaran narkoba yang semakin nampak di permukaan menandakan polisi bekerja untuk mengungkapnya.
22 Juli 2019 lalu Sat Res Narkoba telah mengamankan pengedar narkoba dari Kampung Dalam, Senapelan, yaitu A. Barang bukti 20 paket kecil narkoba jenis sabu-sabu. Selain itu Polsek SKP pun menangkap satu tersangka pengedar narkoba jenis sabu 150 paket kecil.(*3)
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…
KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…
BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…
Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…
Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…