Categories: Pekanbaru

Mahasiswa dan Lurah Tangkerang Barat Buat Lubang Biopori

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Pekanbaru, khususnya di Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (20/7) Kader Penggerak Kampung Berseri Astra Internasional sekaligus Anggota DPD LPM Kota Pekanbaru Mirshal bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau dan Lurah Tangkerang Barat Rusmanto SSos melakukan pembuatan lubang biopori di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Jalan Gulama.

Pantuan Riau Pos di lokasi, para mahasiswa dan ASN di Kelurahan Tangkerang Barat langsung turun ke genangan air di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat untuk membuat lubang biopori.

Menurut Ketua KKN Universitas Riau Wahyu, kegiatan ini sengaja digelar untuk mengedukasi masyarakat yang ada di Kelurahan Tangkerang Barat terkait manfaat pembuatan lubang biopori di kawasan rumah.

Dengan lubang biopori akan mampu meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah, sehingga mampu mengurangi risiko banjir akibat meluapnya air hujan. Selain itu, teknologi ini juga mampu meningkatkan jumlah cadangan air bersih di dalam tanah.

Prinsip kerja lubang peresapan biopori sangat sederhana. Di mana lubang yang dibuat, kemudian diberi sampah organik yang akan memicu biota tanah seperti cacing dan semut dan akar tanaman untuk membuat rongga-rongga (lubang) di dalam tanah yang disebut biopori.

"Kami berharap dengan adanya pembuatan lubang biopori ini dapat membantu masyarakat dalam menangani permasalahan banjir di wilayahnya," ucap Wahyu.

Sementara itu, Kader Penggerak Kampung Berseri Astra Internasional sekaligus Anggota DPD LPM Kota Pekanbaru Mirshal mengatakan, pihaknya akan selalu memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Kota Pekanbaru tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar dengan beragam kegiatan, salah satunya berupa pembuatan lubang biopori yang dapat mengatasi banjir.

Sementara itu,Lurah Tang­kerang Barat Rusmanto SSos sangat mengapresiasi langkah yang dibuat oleh para mahasiswa Universitas Riau dan Kader Penggerak Kampung Berseri Astra Internasional tersebut. "Kami sangat berterima kasih dan akan mensosialisasikan langkah ini kepada masyarakat sekitar,’’ tegasnya.(ayi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

3 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

3 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

3 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

3 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago