Categories: Pekanbaru

Pembangunan Parit Pasar Induk Tanggung Jawab Pengembang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hujan deras yang turun di wilayah Kota Pekanbaru hingga Rabu (20/7) pagi kembali menimbulkan genangan air di rumah warga di Jalan Baru, RW 11, Kelurahan Sidomulyo Barat, yang merupakan tetangga Pasar Induk. Genangan ini merupakan limpahan air dari Kompleks Pasar Induk yang terus dikeluhkan warga beberapa bulan terakhir.

"Dua rumah warga kami tergenang lagi, karena sampai hari ini (kemarin, red), parit yang kami minta agar dibangun supaya air tidak mengalir ke jalan dan ke rumah warga tidak juga dibangun-bangun," kata Ketua RW 11 Kelurahan Sidomulyo Barat Sukmana Herlambang, kemarin.

Sebelumnya, pada pertengahan Februari 2022 lalu, puluhan warga RW 11 Sidomulyo Barat sampai menggelar aksi protes terhadap air cucuran atap Pasar Induk tersebut. Warga dengan membawa spanduk mendatangi lokasi pasar yang masih sedang dibangun tersebut. Aksi itu kemudian ditindaklanjuti lurah dan camat setempat dengan melakukan pertemuan dengan perwakilan pengembang, Dinas PU, Dinas Perdagangan, dan Dinas Cipta Karya Pekanbaru.

Pada pertemuan yang juga dihadiri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru itu dihasilkan komitmen bahwa akan dibangun saluran air atau

tidak mengalir langsung ke Jalan Baru yang jadi sempadan Pasar Induk. Namun pembangunan itu belum terealisasi.

"Waktu kami tanyakan lagi kelanjutan permintaan warga, kami minta mengirimkan surat. Surat itu sudah kami kirimkan, tapi sekarang sudah tiga bulan pula, tidak juga dibangun," sambung Sukmana.

Ketika dikonfirmasi kembali terkait hal ini, Kepala Dinas PU Pekanbaru Indra Pomi Nasution memastikan, pembangunan parit di Pasar Induk bukan kewenangan pihaknya. Pembangunan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengembang Pasar Induk sendiri. "Kewenangannya ada pada pengembang, karena yang akan dibangun di atas lahan yang sudah dikuasakan pada pengembang. Kewenangan kami hanya pada drainase yang ada di tepi jalan," ungkap Indra Pomi dikonformasi terkait hal tersebut.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

3 jam ago

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…

4 jam ago

Banyak Tak Berizin, Kabel Fiber Optik di Pekanbaru Siap Ditata Ulang

Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…

4 jam ago

Siak Lakukan Efisiensi Besar, Tapi PPPK Tetap Dipertahankan

Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…

5 jam ago

Pacu Sampan Kampar 2026 Meriah, 25 Tim Ramaikan Sungai Kampar

Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…

5 jam ago

Belasan Pasien Terlantar di RSUD Bengkalis, Jadwal JKN Tak Sinkron

Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…

23 jam ago