Categories: Pekanbaru

Tak Ikut Vaksinasi, Tenaga Pendidik Disanksi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menargetkan vaksinasi untuk tenaga pendidik di Kota Bertuah selesai di akhir Mei 2021. Jika ada tenaga pendidik yang tak mau atau enggan ikut vaksinasi, Disdik akan memberikan sanksi.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas mengimbau para tenaga pendidik untuk berperan aktif dan menyukseskan jalannya vaksinasi massal Covid-19 yang sedang dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Gelanggang Remaja, Hotel Furaya dan Novotel Pekanbaru.

Ia menyebutkan, Disdik tak segan untuk memberikan sanksi bagi tenaga pendidik di Kota Pekanbaru yang enggan melakukan vaksinasi Covid-19 meskipun namanya telah terdaftar dalam kuota vaksinasi di tiga lokasi tersebut. 

"Melihat hari pertama yang datang di lokasi vaksinasi masih sedikit. Kami akan mencoba berkoordinasi 

dengan pihak sekolah dan mengimbau para tenaga pengajar untuk ikuti jalannya vaksinasi. Jika tidak, mereka harus bersiap untuk mendapatkan sanksi tegas oleh kami," tegasnya. 

Menurut Ismardi, vaksinasi Covid-19 ini harus segera dilakukan guna mempersiapkan dibukanya tahun ajaran baru. Di mana Disdik berencana akan melakukan sistem pembelajaran tatap muka di sekolah yang bebas penyebaran Covid-19. 

"Kalau guru-guru dan pihak terkait yang ada di sekolah tidak melakukan vaksinasi maka akan sulit pelaksanaan tatap muka di sekolah bisa dijalankan. Karena para guru ini akan berinteraksi dengan anak-anak di sekolah dan menjadi contoh bagi murid-muridnya," terangnya. 

Ia kembali menegaskan, nantinya setiap tenaga pendidik yang akan mengajar di sekolah wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 miliknya kepada Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, dan bila ketahuan ada yang tidak mengikuti vaksinasi maka akan diberikan sanksi. 

"Sanksinya bisa saja kami skor atau yang lain. Tetapi kami masih terus mengimbau dan meminta kepada tenaga pendidik untuk menyukseskan vaksinasi ini agar kita segera terbebas dari pandemi Covid-19 yang telah memakan korban jiwa dan melumpuhkan seluruh sekolah di Kota Bertuah," harapnya.(yls) 

Laporan : PRAPTI DWI LESTARI (Pekanbaru)
 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

22 menit ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

36 menit ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

45 menit ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

59 menit ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago