Categories: Pekanbaru

Mudik, ASN Dilarang Bawa Kendaraan Dinas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kendaraan di­nas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dilarang terlarang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dibawa mudik saat lebaran. Aturan ini akan diperkuat dengan penerbitan Surat Edaran (SE).

Larangan ini sejalan dengan kebijakan Pemprov Riau yang mengatur hal yang sama. Secara lisan larangan itu sudah disampaikan oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT.

Dalam bentuk tertulis, Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru akan membuat surat edaran terkait larangan ini. "Secara lisan sudah ada arahan dari wali kota terkait larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran. Kami akan menerbitkan su­rat untuk meneruskan perintah dari pusat dan Pemprov Riau," kata Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Muhammad Jamil, Rabu (20/4).

Sebagaimana diketahui, Gubernur Riau Syamsuar telah memerintahkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) mengumpulkan seluruh mobil dinas pada H-1 Lebaran. Pasalnya, mobil dinas dilarang digunakan selama cuti bersama.

BPKAD Riau akan melayangkan surat terkait larangan mobil dinas ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, ada beberapa pengecualian mobil dinas yang harus dikandangkan.

Sebagaimana diketahui, ASN akan menjalani cuti bersama mulai 29 April hingga 6 Mei 2022. Tahun ini pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk mudik Idulfitri saat pandemi Covid-19.

Jamil mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk tetap memperhatikan dan disiplin menjalankan protokol kesehatan (Prokes). Masyarakat tidak boleh abai prokes untuk antisipasi penyebaran virus.

"Kami imbau agar masyarakat tetap jalankan prokes. Karena pandemi belum berakhir, maka disiplin terapkan prokes kunci kita terhindar dari virus," ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah kota juga menggesa pemberian vaksin dosis tiga atau boster sebelum lebaran. "Ini sebagai pembentukan antibodi terhadap masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19," singkatnya.(ali)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tragedi Pagi di Pekanbaru, Rosdiana Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibacok Mantan Suami

IRT di Pekanbaru tewas diduga dibacok mantan suami. Polisi mengamankan pelaku dan sebilah parang dari…

6 jam ago

Terjebak Perangkap, Monyet Liar yang Diduga Serang 18 Warga Masih Diperiksa

Monyet liar tertangkap setelah diduga menyerang 18 warga Tembilahan. BBKSDA masih memastikan apakah satwa itu…

12 jam ago

Kasus Korupsi Dana PI 10 Persen PHR Bergulir, Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Baru

Kejati Riau menetapkan 9 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi dana PI 10 persen PHR…

13 jam ago

Teror Monyet Berakhir, Dokter Hewan Ungkap Dugaan Alasan Satwa Ini Menyerang Warga

Monyet penyerang 18 warga di Tembilahan akhirnya ditangkap. Dokter hewan mengungkap sejumlah dugaan penyebab satwa…

13 jam ago

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

1 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago